Program studi magister kesehatan masyarakat fakultas kedokteran universitas syiah kuala tesis, mei 2025 aqlima yanti analisis determinan pemanfaatan pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular (posbindu ptm) di wilayah kerja puskesmas ulee kareng kota banda aceh dengan pendekatan health belief model (hbm) 169 halaman + 19 tabel + 10 gambar + 15 lampiran abstrak latar belakang: penyakit tidak menular (ptm) merupakan penyebab utama kematian di tingkat global, termasuk di indonesia, dengan prevalensi yang terus meningkat di negara berpenghasilan rendah dan menengah. kota banda aceh menunjukkan peningkatan prevalensi hipertensi dan diabetes mellitus, namun pemanfaatan layanan deteksi dini melalui posbindu ptm masih rendah, dengan capaian kunjungan sebesar 32% di puskesmas ulee kareng dari target nasional 100%. rendahnya angka pemanfaatan diduga berkaitan dengan persepsi masyarakat mengenai risiko penyakit dan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pemanfaatan posbindu ptm dengan menggunakan pendekatan health belief model (hbm), yang menekankan pada persepsi kerentanan, keparahan, manfaat, dan hambatan dalam perilaku kesehatan. metode penelitian: jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh sasaran masyarakat di wilayah kerja puskesmas ulee kareng yang berusia 15-59 tahun 2024 dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 375 orang. analisis statistik yang digunakan adalah partial least square dengan aplikasi smartpls 4.0. hasil: pengujian hipotesa menunjukkan bahwa variabel persepsi kerentanan, keparahan, manfaat, dan efikasi diri berhubungan signifikan dengan pemanfaatan posbindu ptm sedangkan variabel dukungan keluarga, kader, petugas kesehatan, teman sebaya, dan persepsi hambatan tidak berhubungan signifikan dengan pemanfaatan posbindu ptm. determinan yang paling dominan berhubungan dengan pemanfaatan posbindu ptm adalah variabel persepsi manfaat. kesimpulan: intervensi yang memperkuat persepsi manfaat dapat direkomendasikan bagi pemerintah untuk meningkatkan pemanfaatan posbindu ptm. kata kunci : health belief model, pemanfaatan posbindu ptm daftar pustaka : 17 buku + 44 jurnal penelitian (2018-2025)
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS DETERMINAN PEMANFAATAN POS PEMBINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR (POSBINDU PTM) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH DENGAN PENDEKATAN HEALTH BELIEF MODEL (HBM). Banda Aceh Fakultas Kedokteran (S1),2025
Baca Juga : EFEKTIVITAS PROGRAM POSBINDU PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT KARDIOVASKULAR DI KABUPATEN ACEH BESAR (Ida Mulyani, 2024)
Abstract
MASTER OF PUBLIC HEALTH PROGRAM FACULTY OF MEDICINE, UNIVERSITAS SYIAH KUALA Tesis, May 2025 Aqlima Yanti Analysis of Determinants Influencing the Utilization of Integrated Development Post for Non-Communicable Diseases (Posbindu PTM) in the Ulee Kareng Community Health Center Area, Banda Aceh City, Using the Health Belief Model (HBM) Approach 169 Pages + 19 Tables + 10 Figures + 15 Appendices ABSTRACT Background: Non-communicable diseases (NCDs) are the leading cause of death globally, including in Indonesia, with rising prevalence particularly in low- and middle-income countries. The city of Banda Aceh has seen an increase in cases of hypertension and diabetes mellitus. However, the utilization of early detection services through the Posbindu PTM remains low, with only 32% coverage at the Ulee Kareng Community Helath Center compared to the national target of 100%. This low utilization rate is suspected to be associated with public perceptions of disease risk and the importance of routine health checks. This study aims to analyze the factors influencing the utilization of Posbindu PTM using the Health Belief Model (HBM), which emphasizes perceptions of susceptibility, severity, benefits, and barriers in health behavior. Methods: This research is an observational analytic study with a cross-sectional design. The study population consisted of all eligible individuals aged 15–59 years within the Ulee Kareng Health Center service area in 2024, with a sample size of 375 participants. Statistical analysis was conducted using Partial Least Squares with SmartPLS 4.0 software. Results: Hypothesis testing revealed that perceived susceptibility, perceived severity, perceived benefits, and self-efficacy were significantly associated with Posbindu PTM utilization. In contrast, family support, health cadres, healthcare workers, peer influence, and perceived barriers were not significantly associated with utilization. The most dominant determinant influencing Posbindu PTM utilization was perceived benefits. Conclusion: Interventions aimed at strengthening perceptions of benefits are recommended for government stakeholders to enhance the utilization of Posbindu PTM services. Keywords : Health Belief Model, Unilization of Posbindu PTM Bibliography : 17 Books + 44 Research Journals (2018–2025)
Baca Juga : GAMBARAN PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TENTANG METODE AMENOREA LAKTASI DI WILAYAH RNKERJA PUSKESMAS ULEE KARENGRN BANDA ACEH TAHUN 2014 (Nora Mauliza, 2014)