Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Diyana Khalda, PERANCANGAN RUMAH SAKIT REHABILITASI MEDIK DI BANDA ACEH (TEMA: TERAPEUTIK). Banda Aceh Fakultas Teknik Arsitektur,2025

Bertambahnya jumlah disabilitas serta pasien yang memerlukan layanan rehabilitasi medik di provinsi aceh menunjukan pentingnya fasilitas kesehatan yang memadai. menurut data who, sekitar 2,4 miliar orang di seluruh dunia memerlukan layanan rehabilitasi medik, sementara di indonesia terdapat 22,5 juta orang tergolong penyandang disabilitas. sementara itu di provinsi aceh, pasien yang memerlukan layanan rehabilitasi medik meningkatan setiap tahunnya di rsudza yang mencapai 25.000 pasien pada tahun 2023. namun, kurangnya fasilitas yang belum dapat memenuhi kebutuhan tersebut denagn optimal. meningkatnya kebutuhan akan fasilitas kesehatan yang belum sepenuhnya terpenuhi, terutama dalam bidang rehabilitasi medik. sebagai bentuk upaya dalam memenuhi fasilitas kesehatan, perancangan rumah sakit rehabilitasi medik dengan pendekatan konsep terapeutik dilakukan. konsep teraputik diterapkan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung proses rehabilitasi baik secara fisik maupun psikis. elemen -elemen seperti pencahayaan alami, pengoptimalan sirkulasi, runag terbuka hijau dan elemen seni diterapkan untuk menciptakan suasana nyaman, tenang, dan mempercepat proses penyembuhan. perancangan ini bertujuan dapat menjadi solusi akan kebutuhan fasilitas rehabilitasi medik di aceh dan memberikan dampak positif bagi pengguna dan masyarakat sekitar. kata kunci: rumah sakit, rehabilitasi medik, terapeutik


Baca Juga : RUMAH SAKIT KANKER DI BANDA ACEH TEMA : ARSITEKTUR FUNGSIONAL (Cut Putri Julia Sari, 2024)


Abstract

The increasing number of people with disabilities and patients requiring medical rehabilitation services in Aceh highlights the importance of adequate healthcare facilities. According to WHO data, approximately 2.4 billion people woldwide need medical rehabilitation service, while in Indonesia, around 22.5 million people are classified as person with disabilities. In Aceh, the number of patients requiring medical rehabilitation has continued to rise, with RSUDZA recording up to 25.000 patients in 2023. However, the exixting facilities have not been able to optimally meet this growing demand. The rising need for heathcare facilities, especially in the field of medical rehabilitation, has not been fully addressed. As an effort to meet these heathcare needs, the Design of a Medical Rehabilitaton Hospital with a therapeutic approach is proposed. The therapeutic concept is applied to create an evironment that supports the rehabilitation prosedd both physically and psychologically. Elements such as natural lighting, optimized circulation, green open spaces, and art installations are integrated to create a comfortoble and calming atmosphere that accelerates teh healing process. This design aims to serve as a solution to the need for medical rehabilitation facilities in Aceh and to provide a positive impact for both users and the surrounding community, Keyword: Hospital, Medical Rehabilitation, Therapeutic



    SERVICES DESK