Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Faisal Fanonta, PERBANDINGAN BIAYA PEMBUATAN JALAN HAULING TAMBANG KONVENSIONAL DAN BERBASIS FABA DI PT AGRABUDI JASA BERSAMA. Banda Aceh Fakultas Teknik Pertambangan,2025

Jalan hauling tambang merupakan jalan yang terdapat pada area pertambangan atau area proyek yang digunakan dan dilalui oleh alat pemindah tanah mekanis dan unit penunjang lainnya dalam kegiatan pengangkutan bahan galian tambang dan kegiatan penunjang pertambangan pt agrabudi jasa bersama. jalan hauling tambang sangatlah penting agar segala mobilisasi alat maupun material yang digunakan dapat termobilisasi dengan baik dan menjadi hal yang sangat vital dalam proses pertambangan. pada penelitian ini, pembuatan jalan hauling tambang berfokus pada estimasi biaya material dan alat pada jalan elang yang merupakan jalan hauling yang direncanakan. jalan tambang, drainase, dan tanggul (bundwall) yang dibuat berdasarkan rencana material konvensional yang akan dibuat oleh perusahaan dan penggunaan material alternatif lain yaitu berbasis fly ash dan bottom ash (faba). oleh karena itu, perhitungan biaya material pembuatan jalan sangatlah penting bagi perusahaan agar dapat menjadi acuan dan bahan pertimbangan dalam pembuatan agar dapat menyesuaikan biaya pembuatan jalan, drainase, dan tanggul (bundwall) pada jalan hauling tambang yang cocok dan efisien dari segi biaya dan kekuatan jalan. hasil yang didapatkan dari perhitungan biaya pembuatan jalan hauling, drainase, dan bundwall konvensional yang akan dibuat berjumlah rp10.691.789.952,00 dengan biaya rental alat bernilai rp866.100.000,00 dan biaya material yang akan dibuat pada jalan tersebut adalah rp9.825.689.952,00, sedangkan untuk jalan hauling berbasis faba berjumlah rp12.491.569.512,00 dengan biaya rental alat bernilai rp2.372.080.000,00 dan biaya material rp10.119.489.512,00. perbedaan harga pembuatan jalan diakibatkan oleh jam kerja alat yang digunakan, volume, dan harga tiap unit material yang akan digunakan.



Abstract

Mining hauling road are essential pathways within mining areas or projects, used by mechanical earth-moving equipment and other support units for transporting excavated materials and supporting PT Agrabudi Jasa Bersama's mining activities; these roads are vital to ensure efficient mobilization of equipment and materials, playing a critical role in the mining process. This study focuses on estimating the costs of materials and equipment for constructing the planned Elang Road, a new hauling route. The mining road, drainage, and bundwall are designed based on the company's conventional material plans and the use of alternative materials, namely Fly Ash and Bottom Ash (FABA). Calculating material costs for road construction is crucial for the company as a reference to adjust expenses for building roads, drainage, and bundwall that are cost-effective and structurally sound. The results show that constructing the conventional hauling road, including drainage and bundwall, costs IDR Rp10.691.789.952,00 with equipment rental at IDR Rp866.100.000,00 and material costs at Rp9.825.689.952,00 for the FABA-based road, the total cost is IDR Rp12.491.569.512,00, equipment rental is IDR Rp2.372.080.000,00, and material costs are IDR Rp10.119.489.512,00. The cost difference is due to equipment working hours and the volume and unit price of materials used.



    SERVICES DESK