Abstrak penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tekanan pemangku kepentingan dan tata kelola perusahaan terhadap pengungkapan keberlanjutan pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di bursa efek indonesia (bei) selama periode 2021-2023. variabel tekanan pemangku kepentingan meliputi tekanan dari karyawan, pemegang saham, dan kreditur. sementara itu, tata kelola perusahaan diwakili oleh dewan komisaris dan komite audit. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. sampel terdiri dari 40 perusahaan dengan total 120 data pengamatan. analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda. hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, semua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan keberlanjutan. secara parsial, tekanan dari karyawan memiliki pengaruh positif signifikan, sedangkan tekanan dari pemegang saham, kreditur, dewan komisaris dan komite audit tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami faktor-faktor yang mendorong pengungkapan keberlanjutan serta dapat dijadikan referensi bagi manajemen dalam pengambilan keputusan strategis yang berkaitan dengan praktik keberlanjutan. kata kunci: tekanan pemangku kepentingan, tata kelola perusahaan, pengungkapan keberlanjutan, perusahaan pertambangan, gri standards
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH TEKANAN PEMANGKU KEPENTINGAN DAN TATA KELOLA PERUSAHAAN TERHADAP PENGUNGKAPAN KEBERLANJUTAN PADA PERUSAHAANRNSEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA. Banda Aceh fak. Ekonomi,2025
Baca Juga : PENGARUH PENGUNGKAPAN MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN, PENGUNGKAPAN MODAL INTELEKTUAL DAN TATA KELOLA PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA (Annisa Keumala Dewi, 2025)
Abstract
ABSTRACT This study aims to analyze the influence of stakeholder pressure and corporate governance on sustainability disclosure in mining sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2021–2023. Stakeholder pressure variables include pressure from employees, shareholders, and creditors, while corporate governance is represented by the board of commissioners and the audit committee. Using a quantitative approach with secondary data obtained from annual and sustainability reports, the study examines a sample of 40 companies with a total of 120 observations, employing multiple linear regression analysis. The findings reveal that, simultaneously, all independent variables significantly affect sustainability disclosure. However, partially, only pressure from employees shows a significant positive influence, while pressure from shareholders, creditors, the board of commissioners, and the audit committee do not have significant effects. This study contributes to the understanding of the driving factors behind sustainability disclosure and provides a valuable reference for management in making strategic decisions related to sustainability practices. Keywords: Stakeholder Pressure, Corporate Governance, Sustainability Disclosure, Mining Companies, GRI Standards