Abstrak klasifikasi dan analisis bentang lahan (landscape) yang mencakup keadaan lahan kritis di suatu daerah ailiran sungai (das) dapat diketahui dengan cepat dan klasifikasi mudah serta dalam jangkauan yang luas melalui interpretasi penginderaan jauh citra satelit spot 5. untuk mempermudah analisa dan penilaian data yang tersedia dapat digunakan perangkat sistem informasi geografis (sig) penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan analisis citra. teknik analisis yang digunakan analisis deskriptif kualitatif dan analisis sintesis kuantitatif. analisis deskriptif kualitatif dilakukan terhadap data dan informasi sebaran dan luasan lahan kritis. sedangkan analisis sintesis kuantitatf digunakan dalam pengkelasan, scoring dan pembobotan tehadap kniteria lahan kritis yaitu tingkat kerapatan vegetasi, kemiringan lereng, tingkat bahaya erosi dan pengelolaan lahan untuk mengukur keraputan vegetasi digunakan metoda nilai normaled defference vegetation index (ndvd) dengan menggunakan citra satelit spot 5. hasil analisis diketahui bahwa luasan lahan knitis di das krueng tripa bagian hulu kabupaten gayo lues terdiri dari empat kelas yaitu, kelas sangat kritis seluas 21 161,64 ha (19,01 %), kritis seluas 44.738,63 ha (40,18 %), agak kritis seluas 44.616,1 ha (40,07%) dan potensial kritis seluas 824,02 ha (0,74 9%) yang tersebar dalam kawasan lindung dan kawasan budidaya kata kunci: das krueng tripe bagian hulu, citra spot dan sig, klasifikasi lahan kritis
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENGGUNAAN CITRA SPOT DAN SIG UNTUK MENENTUKAN LAHAN KRITIS DI DAS KRUENG TRIPA BAGIAN HULU KABUPATEN GAYO LUES. Banda Aceh Program Studi Magister Konservasi Sumberdaya Lahan,2011
Baca Juga : ANALISIS KONVERSI LAHAN GAMBUT DI EKOSISTEM RAWA TRIPA MENGGUNAKAN CITRA SATELIT LANDSAT 8 DENGAN SENSOR OPERATIONAL LAND IMAGER (SEPTYAN ARIEF, 2021)
Abstract
Baca Juga : KAJIAN KESESUAIAN LAHAN DAN PENGEMBANGAN KOPI ARABIKA RAKYAT DI KABUPATEN GAYO LUES. (RAICHAN IZZATI, 2019)