Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
JAMILAH, TINGKAT PENGUASAAN MATERI PEMBELARAN MEMBACA SESUAI DENGAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI OLEH GURU SMA KOTA LHOKSEUMAWE. Banda Aceh Prog. Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia,2007

Jamilah 2007 tingkat penguasaan materi pembelaran membaca sesuai dengan kurikulum berbasis kompetensi oleh guru sma kota lhokseumawe tesis, program studi magister pendidlkan bahasa, program pascasarjana universrtas syiah kuala banda aceh pembimbing (i) dr rajab bahry mpd , (ii) ora sa'adiah, mpd kata-kata kunci . : tingkat penguasaan, materi pembelajaran membaca. kurikulum berbasis kompetensi, hasil ujian akhir nasional (uan) 2005 menunjukkan bahwa banyak siswa sma di indonesia termasuk aceh tidak lulus ujian akhir nasional 2005. salah satu penyebabnya, nilai siswa belum mencapai batas minimal yang telah ditetapkan untuk pelajaran bahasa indonesia kenyataan ini merupakan salah satu bukti bahwa pembelajaran bahasa indonesia belum mencapai hasil maksimal dalam kurikulum berbasis kompetensi aspek kemahiran berbahasa terdiri dari subaspek menyimak,, berbicara, membaca dan menulis karena ltu hasil pembelajaran bahasa indonesia dipengaruhi oleh hasil pembelajaran menyimak, berbicara. membaca, dan menulis jika pembelajaran bahasa indonesia belum mencapai hasil yang maksimal ada kemungkinan pembelajaran membaca juga belum mencapai hasil yang maksimal sehubungan dengan itu hasil wawancara dengan beberapa siswa dan guru sma pada 25 september sampai dengan 20 oktobet 2005 menunjukkan bahwa salah satu penyebab rendahnya nilai siswa tehadap pelajaran bahasa indonesia karena kemampuan membaca siswa sangat terbatas. sementara soal uan 2005 lebih banyak didasarkan pada teks. kenyataan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran membaca belum mencapai hasil yang maksimal hal ini disebabkan oleh berbagai, kemungkinan, seperti tngkat penguasaan guru yang terbatas, rendahnya kemauan dan motivasi siswa, fasilitas, penggunaan teknik pembelajaran yang ttdak sesuai. dan sebagainya penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan membahas tingkat penguasaan guru terhadap materi jenis membaca. teknik membaca,dan kecepatan membaca penelitian ini dirancang dengan rancangan deskriptif yang menggunakan pendekatan kuantitatif penelitian ini dilaksanakan pada enam sma yang ada di kota lhokseumawe. yang menjadi populasi adalah semua guru yang berlatar belakang pendldikan s-1 jurusan bahasa indonesia yang melaksanakan pembelajaran bahasa indonesia di sma kota lhokseumawe yang berjumlah 25 orang. karena jumlah populasinya sedikit, sampel diambil dengan teknik total sampling tes sebagai alat pengumpul data dalam penelitian jni dibagi dalam tiga kelompok soal sesuai dengan fokus penelitian yaitu kelompok materi jenis membaca, teknik membaca. dan kecepatan membaca data berupa nilai guru yang diperoleh melalui tes diolah dengan cara mencari nilai yang diperoleh oleh setiap guru untuk setiap kelompok materi dan mencai nilai, rata-ratanya setelah itu. ditentukan persentase tingkat penguasaan matori oleh guru . nilai rata-rata yang diperoleh guru dikonversikan dengan kategori nilai acuan berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa guru memperoleh nilai rata untuk materi jenis membaca 60 nilai 60 termasuk ke dalam kategori rendah (55-64) guru memperoleh nila1 rata-rata 48 untuk materi teknik membaca. nilai 48 termasuk dalam kategori sangat rendah (0 - 54). nilai rata-rata guru untuk materi kecepatan membaca 51 nilai 51 termasuk ke dalam kategori sangat rendah (0 - 54) nilai, rata-rata yang diperoleh guru untuk semua kelompok materi adalah 54 nilai tersebut termasuk ke dalam kategori sangat rendah. berdasarkan nilai rata-rata yang diperoleh guru dari ketiga kelompok materi tersebut menggambarkan bahwa tingkat penguasaan guru sma kota lhokseumawe terhadap materi pembelajaran membaca sangat rendah (0 - 54). bertitik tolak dari temuan penelitian ini beberapa saran diperkirakan dapat membantu meningkatkan kemampuan guru dalam bidang membaca saran yang diajukan adalah (1) guru hendaknya menyadari segala kekurangan dan terus berupaya meningkatkan kemampuannya dalam bidang pembela1aran membaca, baik menyangkut materi jenis membaca, teknik membaca. dan kecepatan membaca. (3) dinas pendldikan dan kebudayan kota lhokseumawe hendaknya menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan guru, (4) dinas pencdidikan dan kebudayaan kota lhokseumawe hendaknya meningkatkan kerja sama dengan guru. kepala sekolah, dan pihak terkait lainnya dalam upaya pengadaan buku-buku yang berhubungan dangan pembelajaran membaca di setiap sma kota lhokseumawe; (5) para kepala sma kota lhokseumawe hendaknya tidak menunjuk guru nonbahasa indonesia untuk melaksanakan pembelajaran membaca



Abstract



    SERVICES DESK