Kegiatan pertanian dapat mempengaruhi kadar kualits air, dimana pengaruh ini dapat terlihat dari timbulnya pencemaran air. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari penurunan kualitas air yang diakibatkan oleh kegiatan pertanian pada lahan sawah di daerah lrigasi krung jreu. penelitian ini dilaksanakan di dua tempat yaitu di lapangan dan di laboratorium. di lapanga lokasi pengambilan contoh sir (data primer) dilakukan pada titik aliran masuk air ke lahan ( inlet) dan saluran pembuangan limbah pertanian (outlet), variabel berubah yaitu waktu pengambilan sampel air: 1,8, 74, 80, 120, 127, 133 (hari setelah tanaman). hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pertanian dapat mempengaruhi kualits air dimana konsentrasi masing-masing parameter kualitas air di outlet setelah kegiatan pertanian yang di aliri ke sungai krueng aceh menunjukkan fluktuasi yang beragam selama periode vegetatif sampai pematangan. dari hasil analisa data dapat di simpulkan bahwa hampir seluruh parameter kulitas air pada titik outlet setelah adanya aktifitas pertanian benda di luar ambang baku mutu air golongan a ppr no.82 tahun 2001 dan ppri no.20 tahun 1990, kecuali, total padatan terlarut, ph, chloride dan kesadahan masih berda di dalam batas ambang batas normal. kata kunci : kualitas air, kegiatan pertanian, pencermaran air.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENURUNAN KUALITAS AIR AKIBAT KEGIATAN PERTANIAN DI BJKR 3 BANGUNAN SADAP SALURAN SEKUNDER MENARA DAERAH IRIGASI KRUENG JREU ACEH BESAR. Banda Aceh Prog. Studi Megister Teknik Kimia,2009
Baca Juga : TINJAUAN EFISIENSI SALURAN PRIMER PADA DAERAH IRIGASI KRUENG TUAN KABUPATEN ACEH UTARA (TEUKU JOHAN MAULANA, 2019)
Abstract
Baca Juga : KAJIAN KINERJA PEMELIHARAAN SISTEM IRIGASI DI JARINGAN TERSIER (STUDI KASUS DI DAERAH IRIGASI KRUENG JREUE) (Dewi novianty, 2024)