Abstrak pemberian buah nanas pada ternak bertujuan meningkatkan kualitas daging ternak. kadar abu daging merupakan gambaran jumlah kandungan mineral dalam daging. mineral tidak dapat disintesis di dalam tubuh sehingga hanya dapat diperoleh dari pakan. tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan jus nanas dalam pakan terhadap kadar abu daging itik. penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental yang menggunakan rancangan acak lengkap (ral) dengan dua perlakuan dan tiga pengulangan. perlakuan pertama adalah pemberian pakan tanpa penambahan jus nanas (kontrol) dan perlakuan kedua adalah penambahan 10% jus nanas dalam pakan. pakan yang digunakan adalah pakan komersial. perlakuan diberikan selama 30 hari pemeliharaan dan dilanjutkan dengan pengujian kadar abu daging itik lokal jantan. data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji t. hasil perlakuan tanpa pemberian jus nanas dalam pakan komersial menghasilkan rata rata kadar abu sebesar 0,94%, sedangkan pada perlakuan penambahan 10% jus nanas menghasilkan rata-rata kadar abu yang lebih tinggi yaitu 1,84%. namun, hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan (p>0,05) diantara kedua perlakuan. hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian 10% jus nanas dalam pakan komersial tidak dapat meningkatkan kadar abu daging itik lokal jantan. kata kunci: daging itik, abu, jus nanas, dan pakan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PENAMBAHAN JUS NANAS (ANANAS COMOSUS) PADA PAKAN TERHADAP KADAR ABU DAGING ITIK LOKAL JANTAN (ANAS DOMESTICUS). Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan,2025
Baca Juga : PENGARUH PENAMBAHAN JUS NANAS (ANANAS COMOSUS) PADA PAKAN TERHADAP KADAR ABU DAGING ITIK LOKAL JANTAN (ANAS DOMESTICUS) (ULVA HAMAMI UMMARI, 2025)
Abstract
ABSTRACT The provision of pineapple to livestock aims to improve meat quality. The ash content of meat reflects the amount of mineral content in the meat. Minerals cannot be synthesized in the body and therefore must be obtained from feed. This study was conducted to determine the effect of adding pineapple juice to duck feed on the ash content of duck meat. An experimental method was used, employing a Completely Randomized Design (CRD) with two treatments and three replications. The first treatment consisted of commercial feed without pineapple juice (control), while the second treatment involved the addition of 10% pineapple juice to the feed. The treatment was administered for 30 days, followed by analysis of the ash content in the meat of male local ducks. The data were analyzed using an independent T-test. The control group (without pineapple juice) resulted in an average ash content of 0.94%, while the group receiving 10% pineapple juice showed a higher average ash content of 1.84%. However, statistical analysis showed no significant difference (P > 0.05) between the two treatments. It was concluded that the addition of 10% pineapple juice to commercial feed did not significantly increase the ash content of male local duck meat. Keywords: Duck meat, ash, pineapple juice, and feed