Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
Khazanatul khairat, SUPERVISI PENDIDIKAN DALAM MENGEMBANGKAN KOMPETENSI GURU MATEMATIKA PADA MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) BEUREUNUEN KABUPATEN PIDIE. Banda Aceh Program Studi Magister Administrasi Pendidikan,2012

Abstrak supervisi yang dilakukan oleh supervisor merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan kompetensi guru. guru merupakan penentu keberhasilan pendidikan melalui kinerjanya pada tataran institusional dan eksperiensial, sehinggauapaya meningkatkan mutu pendidikan harus dimulai dari aspek "guru"dan tenaga kependidikan lainnya yang menyangkut kualitas keprofesionalannya maupun kesejahteraan dalam satu manajemen pendidikan yang professional. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis upaya pengembangan kompetensi guru metematika pada man beureunuen kabupaten pidie melalui supervisi pengajaran. penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, instrumen yang digunakan adalah pedoman observasi, pedoman wawancara dan dokumentasi. adapun subiek dalam penelitian ini tendiri dari pengawas, kepala dan wakil kepala man beureunuen bidang kurikulum, guru matematika dan ketua mgmp, hasil dari penelitian ini yaitu: (i) pogram supervisi tahunan disusun untuk tingkat kabupaten atau kota oleh beberapa orang pengawas yang ditugaskan khusus oleh koordinator pengawas sesuai dengan kewenangannya yang kemudian menjadi acuan bagi pengawas di daerah tersebut untuk menyusun program semester. adapun program semester disusun oleh masing-masing supervisor. (2) teknik supervisi pengajaran yang diakukan diantaranya kunjungan keias, observasi kelas, pertemuan orientasi, rapat guru tukar menukar pengalaman. supervisi dilakukan secara berkala sesuai dengan program pengawasan tanpa memisahkan antar guru bidang studi. (3) strategi pengawasan dalam mejalankan tugasnya adalah mengambil sampel dari tiap sekolahn, membentuk "team teaching"dan pendelegasian bagi wakil kepala sekolah dan ketua mgmp, (4) faktor pendukung diantaranya kemauan guru untuk disupervisi dan semangat kepala sekolah dalam mensupervisi. sedangkan faktor penghambat diantaranya pengawas yang direkrut sudah tua dan mendekati masa pensiun, rasio pengawas yang tidak sebanding dengan jumlah guru yang harus disupervisi sehingga supervisi terhadap guru tidak merata dan tidak adanya pembagian tenaga pengawas berdasarkan bidang studi yang sesuai dengan latar belakang pendidiknya. kata kunci; supervisi pendidikan, kompetensi guru



Abstract



    SERVICES DESK