Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
Erwandi, KAJIAN TERHADAP FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH DI KECAMATAN SAMUDERA KABUPATEN ACEH UTARA. Banda Aceh Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi,2007

Penelitian ini bertujuan untulc mengetahui pengaruh luas lahan, jumlah benih, dosis pupuk, volume pestisida, jumlah tenaga kerja, pengalaman usahatani dan sistem irigasi terhadap produksi padi sawah dan mengetahui besarnya pendapatan bersih atau keuntungan yang diperoleh petani dari usahatani padi sawah di daerah penelitian. penelitian ini dilaksanakan di kecamatan samudera kabupaten aceh utara yang berlangsung pada bulan mei 2007 dengan menggunakan data cross section. lokasi yang terpilih secara purposive adalah gampong .krueng baro blang mee dan gampong matang puntong. penentuan petani sampel dilakukan secaraproportional stratified random sampling, yaitu populasi distratifikasikan berdasarkan luas lahan sawah (sempit, sedang dan luas). petani sampel dipilih 20 persen dari jumlah populasi sehingga diperoleh 50 sampel. model analisis terdiri dari model produksi dan model pendapatan. model analisis produksi mengacu kepada fungsi produksi cobb-douglas yang ditransformasikan ke dalam bentuk double logaritma natural (ln), kemudian diestimasi dengan metode ordinary least square, sedangkan model pendapatan mengacu pada fungsi keuntungan berdasarkan asumsi bahwa keuntungan merupakan pendapatan bersih bagi petani. hasil penelitian menunjukkan bahwa semua faktor produksi seperti luas lahan (l), jumlah benih (b), dosis pupuk (ppk), volume pestisida (pt), jumlah tenaga kerja (tk) dan sistem irigasi scbagai variabel dummy berpengaruh nyata dan positif terhadap produksi padi sawah (q) pada tingkat kepercayaan 1 dan 5 persen, kecuali pengalaman usahatani (pu) yang tidak berpengaruh nyata terhadap produksi. hasil penelitian juga menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan bersih yang diperoleh petani pada luas lahan yang sempit dikategorikan sebagai rumah tangga miskin, sedangkan pada luas lahan berukuran sedang dikategorikan sebagai rumah tangga tidak miskin. petani dapat meningkatkan produksi dengan jalan meningkatkan penggunaan input produksi. sementara itu, untuk meningkatkan pendapatannya menjadi rumah tangga tidak miskin, maka petani harus mengusahakan lahan lebih besar dari 1,75 hektar dengan asumsi penggunaan faktor-faktor produksi lainnyajuga ditingkatkan. kata kunci: faktorproduksi, pendapatan bersih, padi sawah



Abstract



    SERVICES DESK