Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
Edwarsyah, KAJIAN PENGARUH EROSI TERHADAP PENURUNAN PRODUKTIVITAS TANAH DAN KERUGIAN EKONOMI KASUS SUB DAS KRUENG JREUE KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh prog. studi magister pertanian,2001

Das krueng aceh merupakan salah satu das yang sangat mengkhawatirkan sehingga dalam penanganannya termasuk dalam das prioritas i. sub das krueng jreue yang terletak di tengah das krueng aceh.gambaran terganggunya kondisi das tersebut juga tampak pada sub das krueng jreu yang mempunyai luas 23.279 ha, dengan keadaan bentuk wilayahnya mulai dari bergelombang, berbukit dan bergunung, dengan sebagian besar penduduk bermata pencaharian bertani. penelitian ini bertujuan untuk menentukan sebagian besar erosi potensial, aktual dan klasifikasi tingkat bahaya erosi di masing-masing satuan peta lahan serta sebagian besar kerugian nilai ekonomi berdasarkan tingkat bahaya erosi dan penurunan produktivitas tanah. metode penelitian yang digunakan meliputi metode survey diskriptif kuantitatif yang secara garis besar bentuk analisisnya adalah mempergunakan tumpang tindih (overlay) peta--peta (peta penggunaan lahan, lereng, jenis tanah untuk membentuk satuan peta lahan) skala i : 50.000 dan metode usle untuk memprediksi nilai erosi serta dilakukan analisis hubungan penurunan produktivitas tanah dengan kerugian nilai ekonomi. hasil penelitian menunjukkan di lokasi penelitian didapati 36 spl. erosivitas (r) dijumpai berkisar antara 536,4 ton cm' th' hingga- 1.006,2 ton cm' th'. erodibilitas tanah (k) terendah dijumpai pada spl 2 dengan nilai sebesar 0,19 (sedang) dan erodibilitas tanah (k) yang tertinggi dijumpai pada spl dengan nilai sebesar 0,53 (sangat tinggi). faktor panjang dan kemiringan lereng (ls) yang dijumpai berkisar antara indeks 0,22 sampai indeks 48,99 . pengelolaan tanaman dan konservasi tanah (cp) berkisar antara 0,01 hingga 0,43. erosi aktual tertinggi dijumpai pada spl 19 sebesar 476,28 ton ha' th' dengan luas 1.465,3 ha (6,29 %) dan erosi aktual terendah dijumpai pada spl 9 yaitu sebesar 1,36 ton ha' th' dengan luas 350 ha (1,5 %). sedangkan kelas tbe yaitu, sangat berat (sbiv) dengan luas 4.697,3 ha (20,17 %), berat (biii) dengan luas 7.117,9 ha, sedang (sii) dengan luas 1.672,3 ha (7,18 %) dan ringan (ri) dengan luas 9.054,5 ha (38,9%). penetapan batas erosi yang masih dapat dibiarkan (t) adalah sebesar 23,6 ton cm'''. penurunan produktivitas tanah dan tebal tanah yang tererosi berdasarkan klasifikasi tbe pada satuan peta lahan yang dijumpai antara 0.0l % sampai dengan 6.44 %. kerugian nilai ekonomi berdasarkan klasifikasi tbe erosi kelas berat (biii) penurunan produktivitasnya berkisar antara 2.01 % hingga 4,70 % telal menurunkan produksi tanaman kopi 141 kg dan produksi tanaman pisang 273,36 kg. dengan luas pertanaman masing-masing i ha, mengakibatkan kerugian nilai ekonomi sebesar rp 916.555 hingga rp 710.883. 'nilai penurunan produktivitas berdasarkan tbe kelas sedang (si) sebesar 0,97 % menurunkan produksi tanaman kopi 43.65 kg. dengan luas pertanaman 1,5 ha, serta harga jual rp 6.500 kg' mengakibatkan kerugian nilai ekonomi sebesar rp 283.742. nilai penurunan produktivitas berdasarkan tbe kelas ringan (ri), penurunan produktivitasnya, berkisar 0.34 % penurunan produktivitas ini telah menurunkan produksi tanaman mangga 85 kg dan produksi tanaman pisang 69,36 kg. dengan luas pertanaman masing-masing i ha hingga 1,5 ha, mengakibatkan kerugian nilai ekonomi sebesar rp 463.981 hingga rp 180.373. jumlah total kerugian ekonomi dari 45 ha lahan budidaya adalah sebesar rp 6.177.451.



Abstract



    SERVICES DESK