Abstrak keywords: implementation, leamer-centered approach, bilingual classes. guru smpn 6 banda aceh saat ini telah menerapkan learner-centered approach di dalam kelas-kelas bilingual. karakteristik dari kelas-kelas bilingual di sekolah tersebut adalah bahwa beberapa guru yang ditugaskan untuk mengajar empat mata pelajaran, yaitu matematika, biologi, fisika dan bahasa inggris. keempat mata pelajaran tersebut diajarkan dengan memakai bahasa inggris sebagai alat pengajarannya. tujuan penelitian ini adalah: ) untuk melihat bagaimana guru menerapkan learner-centered approach di dalam kelas-kelas bilingual. 2) untuk mengetahui masalah yang dihadapai oleh guru di smpn 6 banda aceh dalam penerapan learner-centered approach di dalam kelas-kelas bilingual penelitian ini merupakan penelitian studi kasus. empat jenis teknik digunakan sebagai berikut: observasi, wawancara, kuesioner dan dokumen. populasi dalam penelitian ini adalah semua guru di smpn 6 banda aceh, baik guru pns maupun guru honor yang ditugaskan untuk mengajar di kelas-kelas bilingual. i8 guru diambil sebagai sampel dalam penelitian ini. semua data yang diperoleh dari kuesioner dan lembar observasi dianalisis dengan cara yang sama dengan mengggunakan tabel frekuensi dan persentase. berdasarkan hasil analisis, penulis menyimpulkan sebagai berikut; mengenai pemahaman guru tentang learner-centered approach, data menunjukkan bahwa sebagian besar responden (88,8%) menyatakan bahwa mereka mengerti tentang prinsip-prinsip leamer-centered approach. enam belas responden (88,8%) menyatakan bahwa mereka menerapkan prinsip-prinsip learner-centered approach dalam mengajar di dalam kelas bilingual. tiga belas guru (72.2%) menyajikan kegiatan learner-centered approach di kelas bilingual seperti dialog, bermain peran, pemecahan masalah dan kegiatan lainnya yang serupa. semua guru mengajari siswa dengan empat skills bahasa. pengajaran skil tersebut dilakukan secara terpadu. skil dominan yang diajarkan oleh guru-guru tersebut adalah skil membaca ( guru atau 50%) dan skil berbicarat 7 guru atau 38,8%) masalah yang dihadapi oleh para guru dalam melaksanakan pendekatan learner-centered approach di kelas bilingual dapat dikategorikan ke dalam dua hal, yaitu masalah linguistik dan masalah non-linguistik. untuk mengatasi kedua masalah linguistik dan non-linguistik, sebagian besar guru berusaha untuk meningkatkan pemahaman mereka dengan bertanya kepada rekar-rekan guru yang lain, membaca buku yang berterkaitan, dan menggunakan media yang tersedia
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
THE IMPLEMENTATION OF LEARNER CENTERED APPROACH IN TEACHING BILINGUAL CLASSES (A CASE STUDY AT SMPN 6 BANDA ACEH). Banda Aceh prog. studi magister pendidikan bahasa inggris,2011
Baca Juga : THE IMPACT OF PROCESS GENRE APPROACH IMPLEMENTATION IN TEACHING AND LEARNING DESCRIPTIVE WRITING AT SMPN 1 PEUKAN BADA (Juliati, 2021)
Abstract
Baca Juga : THE IMPLEMENTATION OF CONTENT-BASED INSTRUCTION IN TEACHING WRITING FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS (RITA EKAYANI, 2021)