Hutan merupakan sumber daya alam yang dapat pulih (renewable resources), mempunyai fungsi yang komplek. kerusakan hutan mempunyai dampak yang amat luas secara regional maupun nasional. bahkan hutan alam yang terdapat diwilayah indonesia mempunyai peranan dalam kehidupan global. eksploitasi hutan oleh swasta bertujuan untuk memperoleh kayu sebagai komoditi utama, meskipun pada hutan tertentu nilai kayu tidak seberapa jika dibandingkan dengan nilai hutan tersebut secara keseluruhan, seperti kawasan hutan lindung dan kawasan hutan ppa sehingga keberadaan hutan ini benar-benar dijaga dan dilarang untuk dieksploitasi. hutan produksi dan hutan konversi di propinsi daerah lstimewa aceh mempunyai luas 2.513.094 ha. hasil estimasi neraca fisik selama 10 tahun memperlihatkan penyusutan kedua hutan ini sebesar 47,22 % atau 4, 7 % per tahun. pengurangan hutan tersebut terutama disebabkan oleh ilegal loging mencapai 12.096 ha/tahun. selanjutnya hasil perhitungan dalam penelitian menunjukkan nilai tambah sub sektor kehutanan terhadap pdrb adalah negatif, hal tersebut disebabkan oleh besamya nilai kerusakan akibat penebangan serta ilegal loging yang sangat sulit untuk diatasi. pemerintah menetapkan beberapa kebijaksanaan untuk menjaga keleslarian sumberdaya hutan seperti, tpti, tjti dan hti. dari kebijaksanaan tersebut hanya hti yang terlaksana.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS NERACA SUMBER DAYA ALAM SUB SEKTOR KEHUTANAN DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) PROPINSI DAERAH ISTIMEWA ACEH. Banda Aceh Prog. Studi Megister Ilmu Ekonomi,1998
Baca Juga : PENGARUH BELANJA MODAL DAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) TERHADAP KAPASITAS FISKAL KABUPATEN DAN KOTA PROVINSI ACEH (Vitri Nurhidayah, 2023)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI PROVINSI ACEH (Rauzatul Jannah, 2023)