Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik lingkungan dan kimia tanah pada zonasi mangrove areal rehabilitasi di lam nga. metode penelitian yang digunakan metode diskriptif dengan tehnik survei. hasil penelitian menunjukkan, pola pasang surut secara umum adalah harian berganda dengan pasang tertinggi 155 cm. menurut zonasi, pola pasang surut pada zonasi a dan zonasi b adalah harian, zonasi c dan d adalah tergenang saat pumama. bentuk permukaan tanah datar sampai bergelombang dengan elevasi 0 - 150 cm dpl. tinggi penukaan tanah pada zonasi a dan b rendah, zonasi c sedang dan zonasi d tinggi. kondisi tekstur keseluruhan lempung berpasir. salinitas air permukaan pada zonasi a, 30 ppt, zonasi b, 26 ppt, zonasi c, 20 ppt dan zonasi d,10 ppt. hasil analisis kimia tanah secara keseluruhan menunjukkan ph ho bereaksi agak alkalis hingga alkalis, p-tersedia rendah, c-organik dan n-total rendah sampai sedang, serta ca-dd dan na-dd tinggi. dari pengujian statistik (uji t student) kondisi fisik 'ingkungan menunjukkan perbedaan nyata antara zonasi. sedangkan sifat kimia secara keseluruhan tidak menunjukkan perbedaan yang nyata antara zonasi. berdasarkan kondisi fisik lingkungan, areal rehabilitasi daerah pesisir lamnga, sangat sesuai untuk pertumbuhan mangrove dan pada areal tersebut dapat terbentuk zonasi mangrove yang sempuma. kata kunci : fisik lingkungan, zonasi mangrove, rehabilitasi, daerah pesisir.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
KONDISI FISIK LINGKUNGAN DAN KIMIA TANAH PADA ZONASI MANGROVE AREAL REHABILITASI AKIBAT TSUNAMI DAERAH PESISIR LAM NGA, ACEH BESAR. Banda Aceh prog. studi magister pertanian,
Baca Juga : ANALISIS SALINITAS TANAH DAN AIR PADA AREAL MANGROVE DI GAMPONG LAMNGA DAN NEUHEN KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR (YENNI RUHAIMI, 2016)
Abstract
Baca Juga : STUDI PERUBAHAN SEBARAN HUTAN MANGROVE PRA DAN PASCA TSUNAMI DI ACEH JAYA (Syartika Andi Putri, 2015)