Penelitian mengenai evaluasi sifat-sifat kimia tanah dan produksi kopi arabika (coffea arabica) pada berbagai kemiringan lereng (sloping land) dengan pohon pelindung lamtoro (leucaena sp) di kebupaten aceh tengah telah dilaksanakan sejak bulan agustus sampai dengan oktober 2005. tujuannya untuk mengkaji pengaruh pohon pelindung lamtoro dan berbagai tingkat kemiringan lereng terhadap perubahan sifat-sifat kimia tanah dan produksi kopi arabika. penelitian ini dilaksanakan dikebun rakyat yang telah dilakukan penanaman diatas 15 tahun berlokasi di desa umang (ulangan d), desa daling (ulangan ii) dan desa blang gel~ (ulangan ill) di wilayah kecamatan bebesen kabupaten aceh tengah dengan perlakuan agronomis dinilai homogen. penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (rak) pola faktorial 2x4 dengan 3 ulangan. penelitian ini ada dua faktor yang diteliti, pertama pengaruh pohon pelindung lamtoro terdiri dari tanpa pohon pelindung (p0,) dan berpohon ,pelindung (p1), faktor kedua adalah kemiringan lereng terdiri dari datar (kemiringan lereng 0-3 %), landai (kemiringan lereng 3-8 %), bergelombang (kemiringan lereng 8-15 %) dan curam (kemiringan lereng 15-25 %), interaksi kedua faktor menghasilkan delapan kombinasi perlakuan. analisis data untuk melihat pengaruh perlakuan dilakukan dengan menggunakan uji f pada teraf p 0,05 sedangkan untuk melihat perbedaan antar taraf masing-masing perlakuan serta interaksinya digunakan uji bnt pada taraf 0,05.' metode pcngambilan sampel produksi pada masing-masing satuan perlakuan dengan menghitung buah gelondongan kepi arabika yang mungkin dipanen secara sistematik sampling bcntuk zig-zag sebanyak 10 batang setiap satuan perlakuan sehingga berjumlah,240 batang. buah kopi arabika dihitung secara total pada setiap masing-masing batang sampel kemudian dibandingkan dengan biji kering kadar air 14-16 % yang semula dipanen dari batang sample dan telah dilakukan perlakuan khusus untuk standar perhitungan produksi. sampel tanah diambil top soil (lapisan tanah atas) sedalam 0-20 cm pada setiap kombinasi perlakuan hanya satu kali secara komposit kemudian dianalisis ke laboratorium kimia tanah dan tanaman fakultas pertanian universitas syiah kuala. hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi kopi arabika tertinggi pada satuan perlakuan berpohon pelindung lamtoro, pada kemiringan lereng landai (3-8 %), sebesar 0,815 ton biji kering ha-1 th-1 lebih tinggi bila dibandingkan dengan satuan perlakuan tanpa pohon pelindung' lamtoro dan kemiringan lereng datar (0-3 %) berproduksi lebih renaah hanya 0,421 ton biji kering ha-1'th'-1, karena lamtoro disamping berfungsi sebagai pohon pelindung dari intensitas cahaya matahari mampu mengembalikan bahan organik (humus) ke tanah menahan erosi, sehingga dapat memperbaiki reaksi tanah (ph) tanah, sifat tekstur tanah dan menambah kandungan c-organik, unsur hara n-total, p-tersedia, c/n serta kation-kation kdd, ca"dd,mg"dd, ntk dan persentase kejenuhan basa (kb) untuk kebutuhan pertumbuhan vegetatif dan generatif kopi arabika. kata kunci : pohon pelindung lamtoro (leucaena sp), kemiringan lereng (sloping land), sifat-sifat kimia tanah, produksi kopi arabikn (coffea arabica).
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
EVALUASI SIFAT-SIFAT KIMIA TANAH DAN PRODUKSI KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA) PADA BERBAGAI KEMIRINGAN LERENG (SLOPING LAND) DENGAN POHON PELINDUNG LAMTORO (LEUCAENA SP) DI KABUPATEN ACEH TENGAH.. Banda Aceh prog. studi magister pertanian,2006
Baca Juga : SIFAT FISIKA DAN KIMIA TANAH SERTA PRODUKSI BERBAGAI JENIS RUMPUT YANG DITANAM PADA LAHAN DATAR DAN BERLERENG (M. Nazar, 2019)
Abstract
Baca Juga : EVALUASI SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN KOPI ARABIKA ORGANIK DAN ANORGANIK DI KECAMATAN BEBESEN KABUPATEN ACEH TENGAH (YAMSIL MUHAMMAD, 2022)