Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Puji Etika Suri, PROFIL NASIONALISME MASYARAKAT MUTIARA TIMUR KABUPATEN PIDIE. Banda Aceh Fakultas KIP Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan,2025

Puji etika suri. (2025). profil nasionalisme masyarakat mutiara timur kabupaten pidie. skripsi. departemen pendidikan pancasila dan kewarganegaraan. [skripsi. universitas syiah kuala]. dibawah bimbingan dr. saiful, s.pd., m.si. dan dr. irwan putra, s.pd., m.pd. konflik di aceh membawa dampak yang signifikan, termasuk pada nilai nasionalisme masyarakat, yang berpengaruh terhadap rasa kebersamaan, kepercayaan terhadap pemerintah pusat, serta identitas kebangsaan. kecamatan mutiara timur kabupaten pidie dipilih karena merupakan salah satu wilayah yang terdampak berat konflik. penelitian ini bertujuan (1) untuk mengidentifkasi sikap nasionalisme masyarakat mutiara timur, kabupaten pidie. (2) untuk mengetahui strategi yang dilakukan aparatur gampong di kecamatan mutiara timur kabupaten pidie dalam menguatkan nasionalisme. metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. lokasi penelitian berada di 7 gampong yang ada di kecamatan mutiara timur kabupaten pidie dengan jumlah subjek total 28 orang. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, dengan analisis data melalui langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) masyarakat memiliki sikap nasionalisme yang kuat, ditandai dengan kebanggaan sebagai bangsa indonesia, berpartisipasi dalam perayaan hari kemerdekaan dengan mengibarkan bendera, mengikuti pawai atau karnaval, patuh terhadap hukum, dan masyarakat juga menilai kebijakan pemerintah sudah cukup baik. nasionalisme masyarakat terjaga melalui tindakan sederhana namun bermakna dalam kehidupan sehari-hari. (2) strategi aparatur gampong dalam menguatkan nasionalisme adalah melalui tindakan seperti pemberdayaan masyarakat, edukasi sejarah untuk menumbuhkan kesadaran kebangsaan, mengadakan lomba-lomba untuk membangkitkan semangat kebangsaan di hari kemerdekaan, dan juga partisipasi aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah. namun, peran keuchik dalam memfasilitasi kegiatan nasionalisme masih belum merata dan perlu diperkuat. kesimpulannya, masyarakat memiliki rasa nasionalisme yang kuat dibuktikan dalam aktivitas sehari-hari serta keterlibatan yang cukup aktif dalam kegiatan kebangsaan. nasionalisme ini diperkuat dengan strategi sederhana seperti memberdayakan warga, memberi contoh kepemimpinan yang baik, mengedukasi sejarah, upaya menjaga kerukunan masyarakat, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam musyawarah dan pembangunan desa juga mendukung kebijakan pemerintah. penelitian ini menyarankan peningkatan peran keuchik dan aparatur pemerintah dalam meningkatkan kegiatan nasionalisme, serta menyarankan agar penelitian selanjutnya dapat menghasilkan temuan baru yang lebih mendalam. kata kunci: masyarakat, nasionalisme, profil



Abstract

Puji Etika Suri. (2025). Nationalism Profile of the Mutiara Timur Community in Pidie Regency. Thesis. Department of Pancasila and Citizenship Education. [Thesis. Syiah Kuala University]. Under the guidance of Dr. Saiful, S.Pd., M.Si. and Dr. Irwan Putra, S.Pd., M.Pd. The conflict in Aceh had a significant impact, including on the community's nationalism values, which influenced the sense of togetherness, trust in the central government, and national identity. Mutiara Timur District, Pidie Regency was chosen because it is one of the areas severely affected by the conflict. This study aims to (1) identify the nationalism attitudes of the Mutiara Timur community, Pidie Regency. (2) To determine the strategies used by village officials in Mutiara Timur District, Pidie Regency in strengthening nationalism. This research method uses a qualitative approach and descriptive research type. The research location is in 7 villages in Mutiara Timur District, Pidie Regency with a total of 28 subjects. The data collection technique in this study was interviews, with data analysis through data reduction steps, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that (1) The community has a strong nationalism attitude, marked by pride as an Indonesian nation, participating in Independence Day celebrations by raising the flag, taking part in parades or carnivals, obeying the law, and the community also considers government policies to be quite good. Community nationalism is maintained through simple but meaningful actions in everyday life. (2) The strategy of village officials in strengthening nationalism is through actions such as community empowerment, historical education to foster national awareness, holding competitions to raise national spirit on Independence Day, and also active participation in supporting government policies. However, the role of the village head in facilitating nationalism activities is still uneven and needs to be strengthened. In conclusion, the community has a strong sense of nationalism as evidenced by daily activities and quite active involvement in national activities. This nationalism is strengthened by simple strategies such as empowering residents, providing examples of good leadership, educating history, efforts to maintain community harmony, and encouraging community participation in village deliberations and development as well as supporting government policies. This study suggests increasing the role of village heads and government officials in increasing nationalism activities, and suggests that further research can produce new, more in-depth findings. Keywords: Community, Nationalism, Profile



    SERVICES DESK