Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    LAPORAN KERJA PRAKTEK
Tria Martini Lestari, PEMASARAN DIGITAL DALAM PENJUALAN PRODUK SELAI BUNGA TELANG DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Pertanian Manajemen Agribisnis (D3),2025

Ringkasan selai bunga telang merupakan produk inovasi sebuah usaha makanan semi padat yang terbuat dari tanaman telang dan diolah menjadi selai. alasan kami menciptakan produk tersebut karena dapat menciptakan produk inovatif dalam dunia kuliner dan selai juga menjadi makanan yang paling banyak digemari sebagai pengisi atau bahan olesan roti. penggunaan selai sebagai bahan pelengkap roti semakin meningkat, dikarenakan terjadinya perubahan kebiasaan masyarakat, terutama dengan pilihan makanan untuk sarapan. banyak anggota masyarakat memilih roti dengan selai sebagai pengganti nasi. alasannya antara lain kepraktisan dan menghindari rasa terlalu kenyang jika dibandingkan dengan makan nasi. tanaman telang dikenal masyarakat sebagai tanaman obat karena mengandung tinggi antioksidan yang dimanfaatkan sebagai obat mata, memperlancar pencernaan, dan mencegah pertumbuhan sel kanker. tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah mengacu pada kegiatan untuk mengetahui bagaimana pemasaran dan pendapatan selai bunga telang menggunakan media digital. metode analisis data yang digunakan pada tugas akhir ini yaitu metode deskriptif merupakan metode yang tidak menggunakan perhitungan melainkan memperoleh data dengan mendeskripsikan kata-kata tertulis atau lisan yang bisa melakukan pengamatan atau metode penelitian yang dilakukan dengan cara menggambarkan objek penelitian dengan apa adanya dari pengamatan pada penjualan selai bunga telang menggunakan media sosial. berdasarkan dari hasil tugas akhir ini, pemasaran digital pada selai bunga telang menggunakan media sosial yaitu instagram, tik tok dan whatsapp. pemasaran yang dilakukan mengunggah foto dan video pada akun sosial media agar konsumen dapat melihat produk selai bunga telang dan melayani setiap konsumen menanyakan tentang produk selai bunga telang. jumlah penjualan dari instagram terjual 14 kemasan dengan jumlah pendapatan rp. 142.000, penjualan pada akun tik tok terjual 7 kemasan dengan total pendapatan rp. 63.000 dan penjualan melalui whatsapp terjual 15 kemasan dengan total pendapatan rp. 159.000. maka pendapatan yang paling banyak pada penjualan selai bunga telang menggunakan akun sosial media yaitu whatsapp.



Abstract

SUMMARY Butterfly Butterfly Jam is an innovative product of a semi-solid food business which is made from Butterfly Butterfly plants and processed into jam. The reason we created this product is because we can create innovative products in the culinary world and jam is also the most popular food as a filler or spread on bread. The use of jam as a complementary ingredient to bread is increasing, due to changes in people's habits, especially in the choice of food for breakfast. Many community members choose bread with jam as a substitute for rice. The reasons include practicality and avoiding feeling too full when compared to eating rice. The telang plant is known to the public as a medicinal plant because it contains high levels of antioxidants which are used as eye medicine, improves digestion and prevents the growth of cancer cells. The purpose of writing this final assignment is to refer to activities to find out how the marketing and income of butterfly pea butter uses digital media. The data analysis method used in this final assignment is the descriptive method, which is a method that does not use calculations but rather obtains data by describing written or spoken words that can make observations or a research method that is carried out by describing the research object as it is from observations of the sale of butterfly pea butter using social media. Based on the results of this final assignment, digital marketing for telang flower jam uses social media, namely Instagram, Tik Tok and WhatsApp. The marketing carried out is uploading photos and videos on social media accounts so that consumers can see butterfly pea flower jam products and serve every consumer who asks about butterfly pea flower jam products. Total sales from Instagram sold 14 packages with total revenue of Rp. 142,000, sales on the Tik Tok account sold 7 packages with total income of Rp. 63,000 and sales via WhatsApp sold 15 packages with total revenue of Rp. 159,000. So the biggest income from selling butterfly pea flower jam is using a social media account, namely WhatsApp.



    SERVICES DESK