Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    LAPORAN KERJA PRAKTEK
Devi Fitriani, PENGENDALIAN RISIKO PRODUK SELAI BUNGA TELANG. Banda Aceh Fakultas Pertanian Manajemen Agribisnis (D3),2025

Ringkasan selai bunga telang adalah sebuah usaha makanan semi padat yang terbuat dari tanaman telang dan diolah menjadi selai. alasan kami menciptakan produk tersebut karena dapat menciptakan produk inovatif dalam dunia kuliner dan selai juga menjadi makanan yang paling banyak digemari sebagai pengisi atau bahan olesan roti. penggunaan selai sebagai bahan pelengkap roti semakin meningkat, dikarenakan terjadinya perubahan kebiasaan masyarakat, terutama dengan pilihan makanan untuk sarapan. banyak anggota masyarakat memilih roti dengan selai sebagai pengganti nasi. alasannya antara lain kepraktisan dan menghindari rasa terlalu kenyang jika dibandingkan dengan makan nasi. tanaman telang dikenal masyarakat sebagai tanaman obat karena mengandung tinggi antioksidan yang dimanfaatkan sebagai obat mata, memperlancar pencernaan, dan mencegah pertumbuhan sel kanker. tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah mengacu pada kegiatan untuk mengetahui bagaimana pengendalian resiko pada usaha bselai bunga telang. metode analisis data yang digunakan pada tugas akhir ini yaitu metode hirarc (hazard identifikasion, risk assement and risk control) yaitu melakukan analisis risiko, menilai risiko dan pengendalian risiko. risiko pada usaha selai bungan telang dapat dilihat dari proses produksi, produk dan pemasaran, penilaian dapat dilakukan menganilisi dan mengevaluasi risiko yang terjadi. menganalisi dilakukan agar dapat melihat ridsiko yang dapat dikendalikan dan tindak dikendalikan. hasil penelitian yang di dapat adalah terdapat beberapa risiko di usaha selai bunga telang yaitu risiko produksi dengan risiko bahan baku memiliki tingkat risiko sedang, rasa dan tektur selai bunga telang memiliki tingkat risiko rendah. risiko pemasaran dengan risiko banyaknya pesaing dan produk kardarluarsa memiliki tingkat risiko sedang, sedangkan pada risiko promosi dengan tingkat risiko rendah. pengendaliannya, seperti harga bahan baku naik dengan kurung waktu tertentu maka perlunya melakukan stok bahan baku pada selai bunga telang agar tidak terjadinya kekurangan bahan baku. resiko pemasaran produk yang belum dikenal secara luas karena masih tergolong masih produk baru dapat dikendalikan dengan cara melakukan promosi, misalnya melakukan promosi yang menarik sehingga menarik perhatian konsumen. cara mempromosikan produk masih belum maksimal dapat di kendalikan dengan cara memperluas jangkauan promosi seperti di sosial media, di saat mempromosikan produk melalui sosial media bukan hanya mempromosikan lewat instagram saja, tetapi di promosikan juga lewat whatsapp, tik tok ataupun facebook.



Abstract

SUMMARY Telang Flower Jam is a semi-solid food business made from the Telang plant and processed into jam. The reason we created this product is because we can create innovative products in the culinary world and jam is also the most popular food as a filling or spread on bread. The use of jam as a complementary ingredient to bread is increasing, due to changes in people's habits, especially in the choice of food for breakfast. Many community members choose bread with jam as a substitute for rice. The reasons include practicality and avoiding feeling too full when compared to eating rice. The telang plant is known to the public as a medicinal plant because it contains high levels of antioxidants which are used as eye medicine, improves digestion and prevents the growth of cancer cells. The purpose of writing this final assignment is to refer to activities to find out how to control risks in the butterfly pea flower jam business. The data analysis method used in this final assignment is the HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control) method, namely carrying out risk analysis, assessing risk and controlling risk. Risks in the butterfly pea butter business can be seen from the production, product and marketing processes, assessments can be carried out to analyze and evaluate the risks that occur. Analyzing is carried out in order to see risks that can be controlled and actions that can be controlled. The results of the research obtained are that there are several risks in the butterfly pea flower jam business, namely production risk with raw material risk having a medium risk level, taste and texture of butterfly pea flower jam having a low risk level. Marketing risk with the risk of many competitors and expired products has a medium risk level, while promotional risk has a low risk level. To control this, such as the price of raw materials increasing over a certain period of time, it is necessary to stock raw materials for butterfly pea flower jam so that there is no shortage of raw materials. The risks of marketing products that are not yet widely known because they are still relatively new products can be controlled by carrying out promotions, for example carrying out attractive promotions so that they attract the attention of consumers. The way to promote products is still not optimal, it can be controlled by expanding the reach of promotions such as on social media, when promoting products via social media, not only promote them via Instagram, but also promote them via WhatsApp, Tik Tok or Facebook. 



    SERVICES DESK