Nelayan merupakan orang yang pencahariannya melakukan penangkapan ikan, sedangkan masyarakat nelayan adalah kelompok atau sekelompok orang yang bekerja sebagai nelayan, nelayan kecil, pembudidaya ikan besar dan pembudidaya ikan kecil yang bertempat tinggal disekitar kawasan nelayan. identitas para nelayan merupakan pendatang dari beberapa daerah seperti lhoksukon, lhokseumawe dan meulaboh yang akhirnya menetap. masyarakat nelayan memiliki watak yang keras dalam keseharian juga terkadang masih sering melanggar beberapa aturan untuk mendapatkan hasil pendapatan yang lebih banyak. panglima laot pada qanun aceh no. 10 tahun 2008 pasal 28 ayat (1) bertugas untuk menentukan tata tertib penangkapan, menyelesaikan sengketa adat antar panglima laot lhok, peningkatan sumber daya dan advokasi kebijakan bidang kelautan dan perikanan untuk peningkatan kesejahteraan nelayan. penelitian ini dilakukan pada bulan agustus hingga september 2024 di wilayah kuala cangkoi, ulee lheue. tujuan penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik masyarakat nelayan dan persepsinya terhadap peran dari panglima laot lhok kuala cangkoi. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dan wawancara dengan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan respondennya adalah para nelayan yang berada dalam cakupan tanggung jawab panglima laot lhok kuala cangkoi. karakteristik nelayan yang diamati dalam penelitian ini meliputi: umur, pendidikan formal dan pengalaman melaut. metode analisis chi square digunakan untuk pengolahan data dalam penelitian ini. hasil karakteristik nelayan memiliki rata-rata umur produktif kerja yaitu 44 tahun dengan pengalaman melaut 20 tahun dan tingkat pendidikan sma/smk. hasil uji chi-square dari kuesioner kepada masyarakat nelayan menunjukkan bahwa sebanyak 85% masyarakat nelayan setuju dan puas terhadap peranan panglima laot lhok dalam menjalankan tugasnya, sedangkan sebanyak 15% masyarakat nelayan menjawab tidak setuju dan tidak puas terhadap peranan panglima laot lhok dalam menjalankan tugasnya.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK MASYARAKAT NELAYAN DAN PERSEPSINYA TERHADAP PERAN PANGLIMA LAOT; STUDI KASUS WILAYAH LHOK KUALA CANGKOI, ULEE LHEUE. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan Perikanan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan,2025
Baca Juga : PERAN PANGLIMA LAOT DALAM MEMFASILITASI PELESTARIAN ADAT LAOT DI KABUPATEN ACEH BESAR (Isyanda Syahroni, 2021)
Abstract
Fishermen are people whose livelihood is fishing, meanwhile a fishing community is a group of people who work as fishermen, small fishermen, large fish farmers and small resident fish farmers around the fishing area. The identities of the fishermen are immigrants from several areas such as Lhoksukon, Lhokseumawe and Meulaboh which finally settled. Fishing community has a tough character in everyday life and sometimes still breaks things rules to get more income results. Commander Laot in the Qanun Aceh No. 10 of 2008 article 28 paragraph (1) on duty for determine the rules of arrest, resolve customary disputes between Commanders Laot, you know, increasing resources and advocating policies in the maritime and fisheries sector to improve the welfare of fishermen. This research was conducted from August to September 2024 in the Kuala Cangkoi area, Ulee Lheue. The aim of the research is to determine the characteristics of the fishing community and their perceptions of the role of the Commander in Chief Laot Lhok Kuala Cangkoi. The methods used in this research are surveys and interviews with a qualitative descriptive analysis approach. Sampling using techniques purposive sampling with the respondents being fishermen who are within the scope of responsibility of the Commander in Chief Laot Lhok Kuala Cangkoi. The characteristics of fishermen observed in this study include: age, formal education and fishing experience. The Chi square analysis method was used for data processing in this research. The results of the characteristics of fishermen have an average productive working age of 44 years with 20 years of fishing experience and a high school/vocational school education level. Test results chi-square from a questionnaire to the fishing community showed that as many as 85% of the fishing community agreed and were satisfied with the role of the Commander Laot Lhok in carrying out his duties, while as many as 15% of the fishing community answered that they did not agree and were not satisfied with the role of the Commander Laot Lhok in carrying out his duties.