Trammel net (jaring 3 lapis) merupakan alat tangkap yang digunakan oleh nelayan kuala bugak untuk melakukan kegiatan penangkapan ikan. hasil tangkapan trammel net beraneka ragam, baik dari segi ukuran maupun jenis hasil tangkapan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi hasil tangkapan utama (main catch), sampingan (bycatch), dan hasil tangkapan buangan (discard) pada alat tangkap trammel net, dan mengetahui ukuran dan status konservasi dari spesies hasil tangkapan sampingan (bycatch) dan hasil tangkapan buangan (discard) pada alat tangkap trammel net. penelitian ini dilakukan pada bulan desember 2024. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan mengikuti langsung kegiatan nelayan ketika mendaratkan hasil tangkapan. hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 42 spesies ikan yang tertangkap secara keseluruhan, dengan rincian hasil tangkapan utama yaitu 1 spesies, hasil tangkapan sampingan 36 spesies, dan hasil tangkapan yang dikembalikan ke alam 5 spesies. hasil tangkapan sampingan (bycatch) pada alat tangkap trammel net lebih dominan dibandingkan dengan hasil tangkapan utama (main catch) dikarenakan hasil tangkapan utama hanya 1 spesies. persentase hasil tangkapan utama yaitu 17,4% dengan berat total 22,400 kg, hasil tangkapan sampingan yaitu 80,2% dengan berat total 103,215 kg, hasil tangkapan buangan yaitu 2,4% dengan berat total 3,075 kg. ukuran ikan yang tertangkap pada penelitian ini sangat beraneka ragam, dengan ukuran ikan terpanjang yaitu belut laut (strophidon sathete) dengan ukuran 108 cm dan ikan pari (himantura jenkinsii ) dengan ukuran 65 cm. ukuran hasil tangkapan terpendek yaitu ikan teri (stolephorus indicius ) dengan ukuran 9 cm. hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 spesies ikan yang tergolong juvenil atau dibawah tingkat kedewasaan (lenght maturity). pada penelitian ini tidak ada jenis ikan yang dilindungi dan terancam punah berdasarkan uu no. 1 tahun 2021, namun berdasarkan iucn terdapat 31 spesies dengan status least concern (berisiko rendah), 2 spesies dengan status data deficient (kurang data), 1 spesies dengan status endangered (terancam), 2 spesies dengan status vulnerable (rentan) dan 5 spesies dengan status not evaluated (tidak dievaluasi). dari seluruh hasil tangkapan sampingan maupun buangan tidak terdapat spesies yang termasuk dalam kategori appendix. kata kunci : trammel net, hasil tangkapan utama, hasil tangkapan sampingan, hasil tangkapan buangan, ukuran, status konservasi.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI HASIL TANGKAPAN SAMPINGAN RN(BYCATCH) ALAT TANGKAP TRAMMEL NET YANG RNDIDARATKAN DI PERAIRAN KUALA BUGAK, RNACEH TIMUR. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan Perikanan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan,2025
Baca Juga : KARAKTERISTIK HASIL TANGKAPAN DAN TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP TRAMMEL NET DI PERAIRAN LANGSA (Arie Ramadhan, 2018)
Abstract
The trammel net (three-layer net) is a fishing gear used by fishermen in Kuala Bugak for fishing activities. The catch from the trammel net varies in both size and species. This study aims to determine the proportion of the main catch, bycatch, and discard catch from trammel nets, as well as to assess the size and conservation status of bycatch and discard species caught with trammel nets. The research was conducted in December 2024. The methods used in this study were observation, documentation, and interviews, directly following the fishing activities as the fishermen landed their catch. The results show that a total of 42 fish species were captured, consisting of 1 main catch species, 36 bycatch species, and 5 discard species. Bycatch from trammel nets was more dominant than the main catch, as there was only 1 species in the main catch. The percentage of the main catch was 17.4% with a total weight of 22.400 kg, bycatch accounted for 80.2% with a total weight of 103.215 kg, and the discard catch made up 2.4% with a total weight of 3.075 kg. The sizes of the fish captured in this study were highly diverse, with the longest fish being the sea eel (Strophidon Sathete) at 108 cm and the stingray (Himantura jenkinsii) at 65 cm. The smallest fish captured was the anchovy (Stolephorus indicius) at 9 cm. The results also show that 6 species of fish were juvenile or below maturity length. No protected or endangered species were found according to Law No. 1 of 2021, but based on the IUCN Red List, 31 species were classified as Least Concern, 2 species as Data Deficient, 1 species as Endangered , 2 species as Vulnerable and 5 species as not evaluated. None of the bycatch or discard species are listed in the CITES Appendix. Keywords: Trammel net, main catch, bycatch, discard catch, size, conservation status.
Baca Juga : PERBANDINGAN PENDAPATAN NELAYAN JARING INSANG DENGAN ALAT TANGKAP ALTERNATIF BUBU DALAM UPAYA MITIGASI BYCATCH HIU DAN PARI DI TPI LHOK KUALA DAYA, ACEH JAYA (Delvi Mahrani Luthfiansyah, 2025)