Pasal 1548 kitab undang-undang hukum perdata (kuh perdata) menyebutkan bahwa “sewa menyewa adalah suatu perjanjian di mana pihak yang satu mengikatkan diri untuk memberikan kenikmatan suatu barang kepada pihak yang satu selama waktu tertentu, dengan pembayaran suatu harga yang disanggupi oleh pihak tersebut terakhir itu. pada praktiknya dalam pelaksanaan perjanjian sewa menyewa aula hotel diana di kota banda aceh, terdapat pihak-pihak yang tidak melaksanakan hak dan kewajiban sebagaimana yang telah disepakati dalam perjanjian sehingga menimbulkan wanprestasi. tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bentuk wanprestasi dalam pelaksanaan perjanjian sewa menyewa aula hotel diana di kota banda aceh, menjelaskan faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya wanprestasi dalam pelaksanaan perjanjian sewa menyewa aula hotel diana di kota banda aceh, serta menjelaskan penyelesaian wanprestasi dalam pelaksaan perjanjian sewa menyewa aula hotel diana di kota banda aceh. penelitian ini merupakan jenis penelitian yuridis empiris. data dalam penulisan skripsi ini diperoleh dari hasil penelitian keperpustakaan dan lapangan. penelitian keperpustakaan untuk memperoleh data sekunder dengan cara mempelajari peraturan perundang-undangan, buku-buku. penelitian lapangan untuk memperoleh data primer dengan cara mewawancarai responden dan informan. hasil penelitian menunjukkan bentuk wanprestasi dalam pelaksanaan perjanjian sewa menyewa aula hotel diana di kota banda aceh adalah melakukan pembayaran tetapi tidak penuh, terlambat melakukan pembayaran, dan tidak melakukan pembayaran. penyebab terjadinya wanprestasi dalam pelaksanaan perjanjian sewa menyewa aula hotel diana di kota banda aceh disebabkan perjanjian sewa menyewa dibuat secara tidak tertulis (lisan), adanya keperluan yang dilakukan diluar perjanjian, dan keterlambatan dana yang dikirimkan. penyelesaian wanprestasi dalam pelaksanaan perjanjian sewa menyewa aula hotel diana di kota banda aceh diselesaikan dengan cara melakukan teguran dan melakukan penyelesaian dengan musyawarah. disarankan kepada pihak penyewa agar dapat melakukan perjanjian secara tertulis agar kedepannya terhindar dari terjadinya wanprestasi. disarankan kepada para pihak agar sekiranya dapat memenuhi kewajibann sesuai dengan aturan yang ada. disarankan kepada pihak hotel diana untuk menerapkan sistem pembayaran diawal secara penuh.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
WANPRESTASI DALAM PELAKSANAAN PERJANJIAN SEWA MENYEWA AULA HOTEL DIANA DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Hukum,2025
Baca Juga : WANPRESTASI DALAM PELAKSANAAN PERJANJIAN SEWA MENYEWA ALAT MUSIK (SUATU PENELITIAN DI KOTA LANGSA) (Helfrisya Hatta, 2024)
Abstract
Article 1548 of the Civil Code states that “lease is an agreement in which one party binds himself to give the enjoyment of an item to the other party during a certain time, with the payment of a price agreed by the latter party. In practice, in the implementation of the lease agreement for the Diana Hotel hall in Banda Aceh City, there are parties who do not carry out their rights and obligations as agreed in the agreement, causing default. The purpose of this study is to explain the form of default in the implementation of the Diana Hotel hall rental agreement in Banda Aceh City, explain the factors that cause default in the implementation of the Diana Hotel hall rental agreement in Banda Aceh City, and explain the settlement of default in the implementation of the Diana Hotel hall rental agreement in Banda Aceh City. This research is a type of empirical juridical research. The data in writing this thesis is obtained from the results of library and field research. Library research to obtain secondary data by studying laws and regulations, books. Field research to obtain primary data by interviewing respondents and informants. The results showed that the forms of default in the implementation of the Diana Hotel hall lease agreement in Banda Aceh City were making payments but not in full, making payments late, and not making payments. The causes of default in the implementation of the Diana Hotel hall lease agreement in Banda Aceh City are due to the lease agreement made in writing (oral), the existence of needs outside the agreement, and the delay in funds sent. The settlement of defaults in the implementation of the Diana Hotel hall lease agreement in Banda Aceh City is resolved by reprimanding and resolving with deliberation. It is suggested to the tenant to be able to make an agreement in writing so that in the future it will avoid default. It is recommended that the parties fulfill their obligations in accordance with existing regulations. It is recommended to the Diana Hotel to implement a full advance payment system.