Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh induksi superovulasi dengan pregnant mare’s serum gonadotropin (pmsg) dan human chorionic gonadotropin (hcg) terhadap konsentrasi estrogen pada hamster campbell (phodopus campbelli). dalam penelitian ini menggunakan 10 ekor hamster campbell betina tidak bunting, berumur 4-6 bulan dan bobot badan 25-30 gram. hamster dikelompokkan menjadi dua kelompok yakni k1 dan k2, perlakuan masing-masing terdiri atas 5 ekor hamster. kelompok k1 diinjeksi dengan nacl fisiologis 0,5 ml, sedangkan k2 diinjeksi dengan pmsg dan hcg dilakukan secara intraperitoneal sebanyak 2,5 iu. koleksi darah dilakukan dua kali, yaitu 6 jam setelah hamster diinjeksi dengan pmsg dan hcg dan 30 jam setelah diinjeksi dengan pmsg dan hcg. pengukuran konsentrasi estrogen dilakukan dengan metode enzyme linked immunosorban assay (elisa). hasil analisis statistik menunjukkan rata-rata konsentrasi estrogen pada 6 jam setelah diinjeksi dengan pmsg dan hcg adalah k1 (34,76±7,8) dan k2 (51,95±49,9), sedangkan pada 30 jam setelah diinjeksi dengan pmsg dan hcg adalah k1 (23,02±3,1) dan k2 (122,27±105,3), menunjukkan bahwa pemberian pmsg dan hcg berpengaruh nyata (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KONSENTRASI HORMON ESTROGEN SETELAH PEMBERIAN PREGNANT MARE’S SERUM GONADOTROPIN (PMSG) DAN HUMAN CHORIONIC GONADOTROPIN (HCG) PADA HAMSTER CAMPBELL (PHODOPUS CAMPBELLI). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2015
Baca Juga : EFEK PEMBERIAN EKSTRAK PITUITARI SAPI TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH FOLIKEL OVARIUM DAN KONSENTRASI ESTRADIOL PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) (Indah kesuma siregar, 2025)