Minyak atsiri dapat diperoleh dari rimpang jahe dengan cara ektraksi menggunakan metode hidrodistilasi sistem kohobasi. penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh waktu proses, ukuran partikel bahan, rasio pelarut 9ml) terhadap bahan (g) (sf rasio) dan pengadukan, terhadap rendemen dan mutu minyak jahe yang dihasilkan dari proses hidrodistilasi sistem kohobasi. variabel percobaan yang digunakan adalah waktu proses terdiri dari 2, 4, 5 dan 6 jam; ukuran partikel terdiri dari 16, 32, 40 dan 60 mesh; sf rasio terdiri dari 8:1, 10:1, 12:.1 dan 14:l dan perlakuan pengadukan terdiri dari pengadukan (200 rpm) dan tanpa pengadukan;. hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas dan kuantitas minyak jahe yang dihasilkan dipengaruhi oleh variabel-variabel proses tersebut. rendemen minyak jahe yang diperoleh dari perlakuan terbaik (perlakuan pengadukan, ukuran partikel 32 mesh, sf rasio 12:1 dan waktu proses 5 jam) yaitu sebesar 2,97% dengan karakteristik: berat jenis (25°c) =0,8863, indeks bias (25c) =1,4867, bilangan asam =0,05 mgkoh/g, bilangan ester =8,76 mgkoh/g, bilangan ester setelah asetilasi = 21 mgkoh/g dan minyak lemak= negatif. hasil analisa kromatografi gas menunjukkan lima komponen terbesar yang terkandung dalam minyak jahe dari proses hidrodistilasi dengan dan tanpa pengadukan yaitu: a-curcumene, zingiberene, p-sesquiphellandrene, p-bisabolene, danfarnesene. kata kunci : ekstraksi, hidrodistilasi, jahe, minyak atsiri
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
EKSTRAKSI MINYAK ATSIRI DARI RIMPANG JAHE DENGAN METODE HIDRODISTILASI SISTEM KOHOBASI. Banda Aceh Prog. Studi Megister Teknik Kimia,2009
Baca Juga : EKSTRAKSI MINYAK ATSIRI DARI RIMPANG KENCUR (KAEMPFERIA GALANGA L) BERDASARKAN JUMLAH PELARUT ALKOHOL DAN WAKTU PERENDAMAN (HIKMAH RAMADANA NST, 2017)
Abstract
Baca Juga : EKSTRAKSI MINYAK ATSIRI DARI DAGING BUAH PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOUTT) DENGAN METODE DISTILASI AIR-UAP (IQBAL DRIAN SAHPUTRA, 2021)