Kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang berat, yang berdampak buruk pada kesehatan fisik, mental, dan emosional korbannya. tindakan kekerasan tersebut sering terjadi di lingkungan yang dekat, termasuk rumah, tempat kerja, sekolah, dan masyarakat luas. selain itu, perempuan dan anak sering menghadapi diskriminasi, terutama dalam konteks hukum. menurut data dari dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (dp3a) provinsi aceh, ruang lingkup kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak hanya mencakup kekerasan fisik, tetapi juga kekerasan psikis, pelecehan seksual, penelantaran, perdagangan manusia, dan berbagai bentuk penganiayaan lainnya. penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dalam mencegah dan menangani kekerasan yang sering dialami oleh perempuan dan anak. dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. temuan penelitian menunjukkan bahwa dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (dp3a) memainkan peran penting dalam pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan perlindungan anak. dinas tersebut menjalankan berbagai fungsi, termasuk menyediakan layanan perawatan, memberdayakan korban, dan mendukung reintegrasi mereka. namun, dp3a menghadapi tantangan yang signifikan, termasuk keterbatasan sumber daya untuk memproses kasus dan kurangnya tempat tinggal yang aman bagi korban. untuk mengatasi masalah ini, dp3a bekerja sama dengan layanan sosial untuk menyediakan pilihan tempat tinggal yang layak dan aman. sebagai kesimpulan, layanan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (dp3a) memegang posisi strategis dalam memerangi kekerasan terhadap perempuan dan anak. meskipun kontribusinya sangat efektif, masih ada tantangan yang terus-menerus perlu diatasi. kata kunci: perempuan, anak, kekerasan, dp3a
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERAN DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN (STUDI KASUS DP3A PROVINSI ACEH). Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Sosiologi,2025
Baca Juga : KEBIJAKAN NON PENAL TERHADAP PENCEGAHAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI ACEH (Cut Mira Novita, 2025)
Abstract
Violence against women and children is a serious human rights violation that has a negative impact on the physical, mental, and emotional health of its victims. Such acts of violence often occur in familiar environments, including the home, workplace, school, and wider community. In addition, women and children often face discrimination, especially in the legal context. According to data from the Aceh Province Women's Empowerment and Child Protection Agency (DP3A), the scope of violence against women and children includes not only physical violence, but also psychological violence, sexual harassment, neglect, human trafficking, and various other forms of abuse. This study aims to investigate the role of the Women's Empowerment and Child Protection Agency in preventing and handling violence that is often experienced by women and children. Using qualitative research methods, this study used data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The research findings show that the Women's Empowerment and Child Protection Agency plays an important role in preventing and handling violence against women and child protection. The agency carries out various functions, including providing care services, empowering victims, and supporting their reintegration. However, DP3A faces significant challenges, including limited resources to process cases and a lack of safe housing for victims. To address these issues, DP3A works with social services to provide decent and safe housing options. In conclusion, the Women's Empowerment and Child Protection Service (DP3A) holds a strategic position in combating violence against women and children. Although its contribution is very effective, there are still ongoing challenges that need to be addressed. Keywords: Women, Children, Violence, DP3A Keywords: Women, Children, Violence, DP3A