Penelitian ini bertujuan untuk menjajaki pengaruh nisbah bahan (bubuk kunyit) terhadap pelarut, suhu dan waktu pada ekstraksi bubuk kunyit terhadap rendemen ekstrak clan kurkumin serta kadar kurkumin yang dihasilkan. proses ekstraksi dilakukan dengan pelarut etanol 70% di dalam labu 2 liter dengan nisbah atau rasio bubuk kunyit dan etanol (b/v) 1:5, 1: 10, 1: 15 dan 1 :20, suhu ekstraksi 30, 40, 50 dan 60 c dan waktu ekstraksi 2, 4, 6 dan 8 jam. ketiga faktor tersebut berfiungsi sebagai variabel bebas (independent variable) pada penelitian ini. sedangkan variabel tetapnya adalah bobot bahan 100 g dan kecepatan pengadukan 100 rpm. percobaan dilakukan dengan ulangan sebanyak dua kali. analisa sampel bubuk kunyit dilakuknn terhadap kadar kurkumin, kadar air dan kadar abu. hasil percobaan menunjukkan bahwa waktu ekstraksi mempengaruhi rendemen ekstrak, penambahan waktu ekstraksi hingga 6 jam dapat meningkatkan rendemen ekstrak, kemudian konstan, demikian juga rendemen kurkumin, tetapi hal itu terjadi setelah 6 jam atau lebih, sehingga waktu optimum ekstraksi 6 jam. pengaruh suhu terhadap rendemen ekstrak menunjukkan bahwa peningkatan suhu atau temperatur akan meningkatkan rendemen ekstrak, rendemen kurkumin dan kadar kurkumin yang dihasilkan. suhu optimum ekstraksi yang diperoleh adalah 50 c. rasio pelarut etanol 70% mempengaruhi rendemen ekstrak serta rendemen dan kadar kurkumin dalam ekstrak. rasio pelarut yang optimum pada proses ekstraksi untuk bahan berbanding pelarut adalah 1 : 15. hasil perhitungan perpindahan massa menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang cukup baik antara model dan hasil eksperimen dengan deviasi sebesar 1,1326 %. kata kunci : ekstraksi, pelarut, kunyit, kurkumin
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENGARUH NISBAH PELARUT, SUHU DAN WAKTU EKSTRAKSIRNTERHADAP RENDEMEN EKSTRAK KUNYIT DAN KADARRNKURKUMIN YANG DIHASILKAN. Banda Aceh Prog. Studi Magister Teknik Kimia,2009
Baca Juga : EKSTRAKSI SARI BUAH JAMBLANG (SYZYGIUM CUMINI) DENGAN METODE MASERASI (Dinda Sari Azmi, 2019)
Abstract
Baca Juga : EKSTRAK METANOL DAUN SEMBUNG (BLUMEA BALSAMIFERA L.): UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, SITOTOKSIK, DAN APLIKASINYA SEBAGAI BIOREDUKTOD CU2+ (POPPY FEBRIANI, 2020)