Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
AFRIZAL DOLIAN, ANALISIS EFEKTIVITAS PENGELOLAAN IRIGASI OLEH KELOMPOK TANI DI KECAMATAN BLANG BINTANG, KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Pertanian Agribisnis (S1),2025

Sistem irigasi memegang peranan penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian, terutama untuk tanaman padi yang memerlukan suplai air optimal. di kecamatan blang bintang, kabupaten aceh besar, pengelolaan irigasi masih menghadapi berbagai tantangan seperti kurangnya koordinasi dalam kelompok tani, distribusi air yang tidak merata, partisipasi petani yang rendah, serta intensitas penyuluhan yang minim. sistem irigasi di wilayah ini dikelola secara terpisah, di mana saluran primer dikendalikan oleh pemerintah, sementara saluran tersier dikelola oleh kelompok tani. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan irigasi oleh kelompok tani serta faktor-faktor yang memengaruhinya. metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis korelasi pearson melalui aplikasi spss. sampel terdiri dari 100 petani dari 26 desa yang terdaftar di balai penyuluhan pertanian kecamatan blang bintang. hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan irigasi berada pada kategori tinggi (skor rata-rata 3,80). infrastruktur merupakan faktor paling berpengaruh (skor 3,93), sementara kepemimpinan (3,13), partisipasi anggota (3,06), dan penyuluhan (2,67) masih dalam kategori sedang. uji korelasi pearson menunjukkan bahwa infrastruktur memiliki hubungan kuat dan signifikan terhadap efektivitas (r = 0,632; p = 0,000), sementara kepemimpinan (r = 0,538) dan partisipasi anggota (r = 0,402) menunjukkan hubungan sedang, dan penyuluhan memiliki hubungan lemah (r = 0,360). temuan ini menekankan pentingnya penguatan infrastruktur dan peningkatan penyuluhan untuk mendukung efektivitas pengelolaan irigasi oleh kelompok tani. kata kunci: efektivitas, irigasi, kelompok tani.



Abstract

Irrigation systems play a vital role in enhancing agricultural productivity, particularly for rice crops that require an optimal water supply. In Blang Bintang Subdistrict, Aceh Besar Regency, irrigation management still faces several challenges, such as lack of coordination among farmer groups, unequal water distribution, low farmer participation, and limited extension services. The irrigation system in this area is managed separately, with primary channels under government control and tertiary channels managed by farmer groups. This study aims to analyze the effectiveness of irrigation management by farmer groups and the influencing factors. A quantitative descriptive method was employed, using Pearson correlation analysis through the SPSS application. The sample consisted of 100 farmers from 26 villages registered with the Agricultural Extension Center in Blang Bintang. The results showed that the effectiveness of irrigation management was in the high category (average score of 3.80). Infrastructure was the most influential factor (score of 3.93), while leadership (3.13), member participation (3.06), and extension services (2.67) were in the moderate category. Pearson correlation analysis indicated a strong and significant relationship between infrastructure and effectiveness (r = 0.632; p = 0.000), moderate relationships with leadership (r = 0.538) and member participation (r = 0.402), and a weak relationship with extension services (r = 0.360). These findings highlight the importance of strengthening infrastructure and improving extension services to support the effectiveness of irrigation management by farmer groups. Keywords: effectiveness, irrigation, farmer groups.



    SERVICES DESK