Latar belakang: hiv/aids adalah virus yang dapat menyerang sistem kekebalan tubuh, menyebabkan penurunan daya tahan tubuh dan membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi. pasien hiv/aids memerlukan terapi antiretroviral (arv) untuk mengurangi jumlah virus dalam tubuh dan mencegah komplikasi. penderita hiv/aids sering kali menghadapi masalah emosional, seperti depresi, yang dapat mempengaruhi kepatuhan mereka dalam mengonsumsi obat arv. hal ini berpotensi menurunkan jumlah sel cd4 dan viral load yang terdeteksi, yang berkaitan dengan perkembangan penyakit hiv serta kualitas hidup pasien. tujuan: penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat depresi dengan kepatuhan minum obat arv pada pasien hiv/aids. sampel penelitian ini berjumlah 28 responden. instrumen pengambilan data dilakukan pada penelitian ini menggunakan kuesioner bdi-ii (beck depression inventory ii) yang digunakan untuk menilai tingkat depresi dan 8-item morisky medication adherence scale (mmas-8) untuk mengukur kepatuhan. metode: penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, serta analisa data pada analisis bivariat menggunakan uji statistik chi square. hasil: rata-rata usia subjek penelitian adalah 36,39 tahun, dengan subjek penelitian termuda berusia 23 tahun dan yang paling tua berusia 55 tahun. subjek berjenis kelamin laki-laki, dengan jumlah subjek sebanyak 24 orang (85,7%), subjek berjenis kelamin perempuan empat orang (14,3%). mayoritas subjek penelitian berada dalam kategori gangguan mood ringan, dengan jumlah 17 subjek (60,7%). depresi ringan mencakup enam subjek (21,4%), depresi sedang sebanyak 3 subjek (10,7%), dan depresi berat sebanyak dua subjek (7,1%). hasil analisis bivariat pada penelitian ini yang menggunakan uji chi square. pengujian penelitian mendapatkan nilai signifikansi/p-value 0,027. nilai signifikansi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIRETROVIRAL PADA PASIEN HIV/AIDS. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2025
Baca Juga : HUBUNGAN PERSEPSI PENYAKIT DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI KECAMATAN DARUL IMARAH (Ayu Mah Bengi, 2019)
Abstract
Background: HIV/AIDS is a virus that attacks the immune system, leading to a weakened immune response and making the body more susceptible to infections. HIV/AIDS patients require Antiretroviral (ARV) therapy to reduce the viral load in the body and prevent complications. People living with HIV/AIDS often face emotional challenges, such as depression, which can impact their adherence to ARV medication. This may lead to a decrease in CD4 cell count and an increase in detectable viral load, which are associated with the progression of HIV and the patient’s quality of life. Objective: This study aims to determine the relationship between depression levels and adherence to ARV medication among HIV/AIDS patients. The study sample consisted of 28 respondents. Data collection instruments included the Beck Depression Inventory II (BDI-II) to assess depression levels and the 8-item Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) to measure adherence. Methods: This study employed an observational analytic design with a cross-sectional approach. The sampling technique used was total sampling, and data analysis was conducted using bivariate analysis with the Chi-Square statistical test. Results: The average age of the study subjects was 36.39 years, with the youngest being 23 years old and the oldest 55 years old. Most of the subjects were male (24 subjects, 85.7%), while female subjects accounted for 4 individuals (14.3%). The majority of study subjects fell into the mild mood disorder category, with 17 subjects (60.7%). Mild depression was observed in six subjects (21.4%), moderate depression in three subjects (10.7%), and severe depression in two subjects (7.1%). Bivariate analysis using the Chi-Square test revealed a significance value (p-value) of 0.027. Since the significance value is
Baca Juga : HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS BAITURRAHMAN (SRI MULYA FITRI, 2025)