Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
FATHUR RAWANDI, PEMBINAAN KARAKTER MELALUI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI ERA DIGITAL DI SMA LABSCHOOL UNSYIAH. Banda Aceh Fakultas KIP Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan,2025

Fathur rawandi. (2025). pembinaan karakter melalui pendidikan pancasila dan kewarganegaraan di era digital di sma labschool unsyiah. [skripsi. universitas syiah kuala]. dibawah bimbingan dr. ruslan, s.pd, m.ed., dan hasbi ali, s.pd, m.si. penelitian ini berfokus pada peran guru dalam membina dan membentuk karakter siswa yang sesuai dengan tantangan era digital saat ini melalui pendidikan pancasila dan kewarganegaraan. penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan peran guru dalam melakukan pembinaan karakter siswa di era digital, (2) mendeskripsikan bentuk pembinaan karakter yang dilakukan oleh guru, (3) mendeskripsikan tantangan dan hambatan yang dilakukan guru dalam proses pembinaan karakter. penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, untuk menggambarkan proses pembinaan karakter terhadap siswa di era digital sekarang ini melalui pembelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan. subjek dalam penelitian ini terdiri dari guru ppkn serta siswa kelas xi sma labschool unsyiah. teknik pengumpulan data dilakukan secara trianggulasi (gabungan observasi, wawancara, dokumentasi). teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) di era digital, guru memiliki peran penting sebagai pembimbing, fasilitator, dan teladan dalam membina karakter siswa. guru berperan untuk membimbing siswa dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. guru berperan dalam mendukung proses pembelajaran dengan menciptakan lingkungan yang kondusif dan memberikan arahan bagi siswa untuk belajar secara aktif dan mandiri. guru juga berperan dalam menunjukkan sikap dan tindakan yang mencerminkan nilai-nilai positif yang dapat dijadikan panutan oleh siswa. (2) bentuk pembinaan karakter yang dilakukan oleh guru dengan menerapkan metode pembelajaran yang interaktif, seperti diskusi kelompok dan proyek kolaboratif agar membantu siswa untuk belajar bekerja sama dan menghargai perbedaan, serta mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam kurikulum. dengan cara ini, siswa tidak hanya belajar tentang pengetahuan akademis tetapi juga memahami relevansi nilai-nilai tersebut dalam konteks kehidupan mereka. (3) tantangan utama pembinaan karakter meliputi siswa yang mudah terpapar konten negatif media sosial seperti penyebaran informasi yang tidak valid (hoaks), adanya perundungan (cyberbullying), berkurangnya kemampuan berinteraksi sosial secara langsung. selain itu adanya keterbatasan sumber daya, serta perubahan sosial dan teknologi yang cepat menuntut guru untuk terus beradaptasi dengan metode baru dalam mendidik siswa agar tetap relevan dan efektif. saran dari penelitian ini adalah mendorong kolaborasi antara sekolah dan orang tua untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pendidikan karakter. selain itu, pengembangan kurikulum yang responsif terhadap tantangan digital serta pemfasilitasan kegiatan-kegiatan yang memperkuat nilai-nilai karakter perlu dilakukan agar pembinaan karakter dapat berjalan dengan lebih efektif. kata kunci : era digital, pembinaan karakter, dan pendidikan pancasila dan kewarganegaraan  



Abstract

Fathur Rawandi. (2025). Character Development through Pancasila and Citizenship Education in the Digital Age at Labschool Unsyiah High School. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Under direction of Dr. Ruslan, S.Pd, M.Ed., dan Hasbi Ali, S.Pd, M.Si. This research focuses on the role of teachers in fostering and shaping student character in accordance with the challenges of the current digital era through Pancasila and Citizenship Education. This study aims to (1) Describe the role of teachers in fostering student character in the digital era, (2) Describe the form of character development carried out by teachers, (3) Describe the challenges and obstacles faced by teachers in the character development process. This research uses qualitative methods with descriptive research types, to describe the process of character building for students in today's digital era through Pancasila and civic education learning. The subjects in this study consisted of Civics Teachers and 11th grade students of Labschool Unsyiah High School. Data collection techniques are triangulated (combined observation, interview, documentation). The data analysis technique consists of data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study indicate that (1) In the digital era, teachers have an important role as mentors, facilitators, and role models in fostering student character. Teachers have a role to guide students in understanding and applying moral values in everyday life. Teachers play a role in supporting the learning process by creating a conducive environment and providing directions for students to learn actively and independently. Teachers also play a role in showing attitudes and actions that reflect positive values that can be used as role models by students. (2) The form of character development carried out by teachers by applying interactive learning methods, such as group discussions and collaborative projects to help students learn to work together and appreciate differences, and integrating character values into the curriculum. In this way, students not only learn about academic knowledge but also understand the relevance of these values in the context of their lives. (3) The main challenges of character building include students' easy exposure to negative social media content such as the spread of invalid information (hoaxes), cyberbullying, reduced ability to interact socially in person. In addition, limited resources and rapid social and technological changes require teachers to continuously adapt to new methods of educating students to remain relevant and effective. Suggestions from this study are to encourage collaboration between schools and parents to create a supportive environment for character education. In addition, developing a curriculum that is responsive to digital challenges and facilitating activities that strengthen character values need to be done so that character development can run more effectively. Keywords: Digital era, Character Development, and Pancasila and Civic Education



    SERVICES DESK