Abstrak qris adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode qr code dari bank indonesia agar proses transaksi dengan qr code menjadi lebih praktis, mudah, cepat dan terjaga keamanannya. bagi pengembangan umkm qris dapat menjadi sarana dalam meningkatkan efisiensi usaha dan pendapatan jika digunakan secara efektif. penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas penerapan sistem pembayaran qris pada umkm di pantai wisata babah kuala lhoknga, aceh besar. penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif yang bersumber dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa. efektivitas implementasi qris di pantai babah kuala, aceh besar, cukup berhasil dalam kualitas informasi, pelayanan, dan kepuasan pengguna, tetapi kurang efektif dalam kualitas sistem, adopsi pengguna, dan dampak pada keuntungan bersih. hambatan seperti literasi digital rendah, ketakutan biaya, dan hoaks masih menghambat adopsi. solusi berupa edukasi, insentif, dan kolaborasi diharapkan dapat meningkatkan implementasi qris sekaligus mendorong pertumbuhan umkm dalam ekonomi digital. kata kunci: pembayaran, qris, umkm, wisata.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EFEKTIVITAS PENERAPAN SISTEM PEMBAYARAN QRIS PADA UMKM DI PANTAI WISATA BABAH KUALA LHOKNGA ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Ekonomi Islam,2025
Baca Juga : HOTEL RESORT LHOKNGA ACEH BESAR (TEMA : ARSITEKTUR TROPIS) (Roja Apriadi, 2017)
Abstract
ABSTRACT QRIS is a standardized payment system using QR code technology introduced by Bank Indonesia to make QR code transactions more practical, convenient, fast, and secure. For UMKM (Micro, Small, and Medium Enterprises) development, QRIS can serve as a tool to enhance business efficiency and revenue if utilized effectively. This study aims to assess the effectiveness of the QRIS payment system implementation among UMKM at Babah Kuala Lhoknga Beach, Aceh Besar. The research employs a qualitative descriptive field study approach, utilizing data collected through observations, interviews, and documentation. The research findings indicate that the effectiveness of QRIS implementation at Babah Kuala Beach, Aceh Besar, has been relatively successful in terms of information quality, service quality, and user satisfaction. However, challenges persist in system quality, user adoption, and its impact on net profit. Obstacles such as low digital literacy, concerns over transaction fees, and misinformation continue to hinder adoption. Solutions in the form of education, incentives, and collaboration are expected to enhance QRIS implementation while driving UMKM (Micro, Small, and Medium Enterprises) growth in the digital economy. Keywords: Payment, QRIS, UMKM, Tourism.