Studi menganalisis hubungan antara independen dengan variabel dependen di asean-5 dengan menggunakan pendekatan auto-regressive distributed lag (ardl) dan data runtun waktu dari tahun 1960 hingga 2023. penelitian ini mengeksplorasi hubungan jangka pendek dan jangka panjang, menyoroti bagaimana variabel-variabel independen mempengaruhi inflasi di asean-5. hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen yaitu jumlah uang beredar, nilai tukar, harga emas dan keterbukaan perdagangan secara signifikan dan positif mempengaruhi inflasi di asean-5 dalam jangka panjang, sedangkan untuk jangka pendek, nilai tukar dan harga emas menunjukkan hasil yang positif signifikan mempengaruhi inflasi. selain itu, temuan ini memberikan implikasi penting bagi para pembuat kebijakan dalam menyeimbangkan inflasi dengan stabilitas makroekonomi, seperti menetapkan target inflasi yang fleksibel di negara masing-masing, terutama karena asean-5 cenderung menunjukkan hasil perekonomian yang konsisten dan menjaga harga stabil sesuai dengan yang diterapkan. kata kunci: inflasi, jumlah uang beredar, nilai tukar, harga emas, keterbukaan perdagangan, ardl, asean
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
THE RELATIONSHIP BETWEEN MONEY SUPPLY, EXCHANGE RATE, GOLD PRICE AND TRADE OPENNESS WITH INFLATION IN ASEAN-5. Banda Aceh Fakultas Ekonomi Pembangunan,2025
Baca Juga : ANALISIS PERGERAKAN NILAI TUKAR DI INDONESIA (KHAIRITA H, 2016)
Abstract
This report analyses the relationship between money supply, exchange rate, gold price, as well as trade openness with inflation in ASEAN-5 using Auto-Regressive Distributed Lag approach and time series data from 1960 until 2023. This study explores the short and long run relationship, highlighting how the independent variables affect inflation in ASEAN-5. The results show that the independent variables namely money supply, exchange rate, gold price and trade openness significantly and positively affect inflation in ASEAN-5 in the long run, while for the short run, exchange rate and gold price show significant positive results affecting inflation. Moreover, the findings provide important implications for policy makers in balancing inflation with macroeconomic stability, such as setting flexible inflation targets in their respective countries, especially as ASEAN-5 tends to show consistent economic outcomes and keep prices stable as applied. Keywords: Inflation, Money Supply, Exchange Rate, Gold Price, Trade Openness, ARDL, ASEAN
Baca Juga : PENGARUH AFTA TERHADAP PERDAGANGAN INDONESIA DAN KESIAPAN INDONESIA MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN 2015 (Teuku Mirza, 2016)