Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Jihan Syifa Ruzanna, PENERAPAN INTERVENSI KOLABORASI PEMBERIAN OBAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Keperawatan,2025

Keamanan pemberian obat menjadi fokus utama dalam upaya menjaga keselamatan pasien. studi terbaru menunjukkan hampir 50% insiden merugikan dalam sistem kesehatan global berakar dari ketidaktepatan dalam pemberian obat. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan intervensi kolaborasi pemberian obat di igd rsudza. jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain cross sectional study, dan menggunakan teknik total sampling sebanyak 58 responden. pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap praktik pemberian obat dan dianalisa menggunakan uji statistik deskriptif. hasil penelitian menunjukkan penerapan prinsip tujuh benar pemberian obat di igd rsudza berada pada kategori baik (72,4%), benar pasien (91,4%), benar obat (96,6%), benar dosis (100%), benar rute (100%), benar waktu (94,8%), benar dokumentasi (93,1%), dan benar informasi (96,6%). dapat disimpulkan bahwa perawat di igd rsudza sudah menerapkan prinsip tujuh benar pemberian obat, namun diperlukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan perawat pada penerapan prinsip tujuh benar pemberian obat, terutama dalam hal verifikasi identitas pasien dan pemberian informasi obat. diharapkan rumah sakit dapat meningkatkan penerapan prinsip tujuh benar pemberian obat dalam perencanaan, pengawasan, evaluasi, dan supervisi berkelanjutan untuk memastikan pelaksanaan pemberian obat yang aman dan benar.



Abstract

Medication safety is a main focus to maintain patient safety. Recent studies show that almost 50% of adverse incidents in the global health system are rooted in inaccuracy in medication administration. This study aimed to determine the implementation of collaborative interventions for medication administration in the dr. Zainoel Abidin General Hospital (RSUDZA) Banda Aceh Emergency Room. This quantitative descriptive study, using a cross-sectional approach, used a total sampling technique to select 58 respondents. Data was collected through direct observation of medication administration practices and analyzed using descriptive statistical tests. The results showed that the implementation of the principle of the seven rights of medication administration in the Emergency Room of RSUDZA was in the good category (72.4%); with the implementation of drug administration to the right patient (91.4%), right drug (96.6%), right dose (100%), right route (100%), right time (94.8%), right documentation (93.1%), and right information (96.6%). In conclusion, nurses in the RSUDZA Emergency Room have applied the seven rights of medication administration principle. However, more effort is required to increase nurse adherence to this principle, especially in verifying patient identity and providing drug information. It is expected that hospitals can conduct continuous planning, monitoring, evaluation, and supervision to strengthen the implementation of the seven rights principles of drug administration and to ensure patient safety.



    SERVICES DESK