Penelitian ini difokuskan pada pajak penghasilan perusahaan (pph badan) industri semen di indonesia. sampel ditetapkan secara purposive random sampling, yaitu (1) pt. semen padang dan (2) pt. semen andalas indonesia. data diperoleh melalui observasi langsung dan studi kepustakaan data primer digunakan untuk mengetahui efektivitas dan intensivitas pemungutan pph badan, elastisitas, serta pergeseran dan pembebanan beban akhir pph badan industri semen. strukzurnya dievaluasi berdasarkan: rasio, pengu payaan, elastisitas, dan beban lebihan pph badan. distribusi beban akhir pph badan diketahui melalui: tanif efektif, indeks gini, dan indeks progresifitas temuan penelitian menunjukkan bahwa efektivitas dan intensivitas pemungutan pph badan industri semen merupakan suatu pajak yang bail strukturnya menunjukkan bahwa rasio dan pengupayaan pph badan relatif tinggi, elastisitas pph badan adalah elastis, dan beban lebihan relatif kecil distribusi beban akhir menunjukkan bahwa: tarif efekif berpola progresif, ndeks gini berdasarkan pengeluaran dan penghasilan secara relatif mampu memperkecil kesenjangan pendapatan, dan indeks progresifitas menurut metoda kakwani dan suit's adalah positif. untuk meningkatkan peranan pph badan industri semen, imphikasinya terhadap penyempurnaan sistem administrasi pengenaan dan pemungutan pph badan dengan mengaplikasikan sistem komputer yang terintegrasi. sehingga aspek keadilan dan aspek pemerataan yang telah dicapai dapat ditingkatkan menjadi lebih baik.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS BEBAN AKHIR PAJAK PENGHASILAN PERUSAHAAN DI INDONESIA : KASUS INDUSTRI SEMEN. Banda Aceh Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi,1997
Baca Juga : TINGKAT KOMPETISI PERUSAHAAN SEMEN DI INDONESIA BERBASIS STRUKTUR PASAR (NADHIRA ARMI, 2022)