Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku getaran pada batang lentur menggunakan metode eulerian video magnification (evm) sebagai teknik monitoring dan pengukuran defleksi struktur secara non-kontak. evm memungkinkan pengamatan pergerakan kecil pada struktur dengan memperbesar perubahan yang sulit terlihat secara kasat mata melalui rekaman video. pengujian dilakukan pada alat uji batang lentur dengan variasi kecepatan motor dari 1.285 hingga 3.600 rpm untuk menghasilkan getaran yang merambat pada struktur. hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai defleksi meningkat seiring kenaikan kecepatan motor; pada 1.285 rpm, defleksi maksimum yang tercatat adalah 0,237 mm dengan frekuensi dominan sebesar 9,169 hz, sementara pada 3.600 rpm defleksi maksimum meningkat menjadi 2,323 mm dengan frekuensi dominan sebesar 18,338 hz. peningkatan ini menunjukkan hubungan linear antara kecepatan motor, amplitudo defleksi, dan frekuensi getaran. penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami dinamika struktur pada batang lentur serta menawarkan data kuantitatif yang dapat digunakan sebagai referensi dalam pengembangan sistem monitoring getaran yang presisi untuk aplikasi teknik yang memerlukan pengukuran akurat.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS PERILAKU GETARAN PADA ALAT UJI BATANG LENTUR MENGGUNAKAN METODE EULERIAN VIDEO MAGNIFICATION SEBAGAI SISTEM MONITORING DAN PENGUKURAN DEFLEKSI STRUKTUR. Banda Aceh Fakultas Teknik Mesin,2025
Baca Juga : UJI TEORITIK DAN EKSPERIMENTAL GETARAN PROPPED BEAM (Muhammad Irchas, 2024)
Abstract
This study aims to analyze the vibration behavior of a flexible beam using the Eulerian Video Magnification (EVM) method as a non-contact technique for monitoring and measuring structural deflection. EVM enables the observation of small movements in structures by amplifying subtle changes that are difficult to detect with the naked eye through video recordings. The experiments were conducted on a flexible beam test apparatus with motor speed variations ranging from 1,285 to 3,600 RPM, generating vibrations that propagated through the structure. The results indicate that deflection values increase with higher motor speeds; at 1,285 RPM, the maximum deflection recorded was 0.237 mm with a dominant frequency of 9.169 Hz, while at 3,600 RPM, the maximum deflection significantly increased to 2.323 mm with a dominant frequency of 18.338 Hz. This increase demonstrates a linear relationship between motor speed, deflection amplitude, and vibration frequency. This study provides valuable insights into the dynamic behavior of flexible beam structures and presents quantitative data that can serve as a reference for developing precise vibration monitoring systems for engineering applications requiring accurate measurements
Baca Juga : PENGARUH PERBEDAAN JARAK PLAT KOPEL PADA PROFIL TERSUSUN TERHADAP BEBAN TEKAN ULTIMIT (Muhammad Kurnia, 2022)