Abstrak wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun merupakan skenario untuk perluasan dan pemerataan kesempatan belajar bagi setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan . tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang diterapkan selama ini dlam pengentasan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun. penelitian ini menggunakan metode deskripsi dengan pendekatan kualitatif. teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi . subjek penelitian adalah kepala sd negeri 1., sdn 2, sdn 3, sdn 4, sdn 5, smpn 1, smpn 2, smpn 3, smpn 4, smpn 5, smpn 6, smpn 7, smpn 8. kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kota lhoksemawe dan warga masyarakat. hasil penelitian menunjjukkan bahwa pengentasan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun diterapkan dengan strategi konversional dan inovatif, kebijakan yang diterapkan bersifat bersifat edukatif dan persuasuf, partisipasi masyarakat masih kurang sikap pelaksana professional dan bertanggung jawab, strategi yang harus diterapkan pada masa depan adalah strategi: layanan pendidikan , peningkatan kompetensi kepala sekolah penataan administrasi pentingnya wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun peraturan yang diterapkan belum dilaksanakan dengan baik. kata kunci: strategi pengentasan pendidikan dasar
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
STRATEGI PENGENTASAN WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DASAR SEMBILAN TAHUN (STUDI PADA PEMERINTH KOT LHOKEUMAWE). Banda Aceh magister manajemen pendidikan,2008
Baca Juga : DAMPAK DANA OTONOMI KHUSUS DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP PENGENTASAN KEMISKINAN YANG DIMEDIASI TINGKAT PENDIDIKAN DI ACEH (Putri Wahyuni, 2025)
Abstract
Baca Juga : STRATEGI KEPALA CABANG DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DALAM MIENINGKATKAN KINERJA KEPALA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BIREUEN (Syahbuddin Ismail, 2025)