Desa wisata gampong nusa merupakan destinasi pariwisata berbasis kebudayaan masyarakat yang dimiliki oleh kabupaten aceh besar. lembaga pariwisata nusa mempromosikan sektor pariwisata kebudayaan ini melalui enam promotion mix yang ada pada konsep integrated marketing communication. konsep imc menjelaskan bahwa pentingnya melakukan integrasi pada seluruh saluran komunikasi agar pesan yang disampaikan mudah didapatkan serta mampu mempengaruhi khalayak. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi promosi komunikasi pemasaran terpadu yang dilakukan. oleh desa wisata gampong nusa dalam meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung penelitian ini menggunakan jenis penelitian yang bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yakni dengan menggambarkan bagaimana strategi promosi komunikasi pemasaran terpadu yang dilakukan oleh desa wisata gampong nusa dalam meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung. peneliti mendapatkan data dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa desa wisata gampong nusa telah melakukan langkah pemasaran sesuai dengan strategi komunikasi pemasaran terpadu yang dipaparkan peneliti, yakni: lembaga pariwisata nusa melakukan promosi desa wisata gampong nusa menggunakan enam promotion mix yang ada pada imc. perencanaan juga dilakukan secara matang guna dilakukannya promosi yang berimbang kepada para khalayak sasaran. menerapkan 6 elemen promotion mix yang ada pada imc yakni iklan (advertising), penjualan perseorangan (personal selling), promosi penjualan (sales promotion), hubungan masyarakat (public relation), pemasaran langsung (direct marketing), pemasaran interaktif (interaktif marketing). strategi imc terbukti mampu memberikan kontribusi kepada pengunjung untuk mengulang kunjungannya kembali ke desa wisata gampong nusa. kata kunci: strategi, komunikasi pemasaran terpadu, desa wisata gampong nusa
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DESA WISATA GAMPONG NUSA DALAM MENINGKATKAN WISATAWAN. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Ilmu Komunikasi,2025
Baca Juga : PENGGUNAAN INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN BRAND EQUITY DESA WISATA LUBUK SUKON (APRIZALMI, 2025)
Abstract
The Gampong Nusa tourist village is a community culture-based tourism destination owned by Aceh Besar Regency. The Nusa Tourism Institute promotes the cultural tourism sector through six promotion mixes based on the Integrated Marketing Communication concept. The IMC concept explains the importance of integrating all communication channels so that the message conveyed is easy to obtain and able to influence the audience. This research aims to find out how integrated marketing communication promotion strategies are carried out. by the Gampong Nusa tourist village in increasing tourists' interest in visiting. This research uses a descriptive type of research with a qualitative approach, namely by describing the integrated marketing communication promotion strategy carried out by the Gampong Nusa tourist village in increasing tourists' interest in visiting. Researchers obtained data from observations, interviews and documentation. The results of the research show that the Gampong Nusa tourist village has carried out marketing steps in accordance with the integrated marketing communication strategy presented by the researcher, namely: The Nusa Tourism Institute promotes the Gampong Nusa tourist village using the six promotion mixes available in the IMC. Planning is also carried out carefully in order to carry out balanced promotions to the target audience. Applying the 6 promotion mix elements in IMC, namely advertising, personal selling, sales promotion, public relations, direct marketing, interactive marketing. The IMC strategy has proven to be able to contribute to visitors repeating their visits to the Gampong Nusa tourist village. Keywords: Strategy, integrated marketing communications, Gampong Nusa tourist village
Baca Juga : BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN DUTA WISATA DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATA KOTA BANDA ACEH (HERIANDA, 2015)