Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Andre fernandez zulpa, KONSENTRASI KORTISOL KUDA GAYO (EQUUS CABALLUS) SETELAH TERAPI SILENT HEAT PASCA PARTUS MENGGUNAKAN VITAMIN A, D, E SECARA INTRAMUSKULAR. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan,2025

Kortisol adalah hormon yang tidak secara langsung berperan saat berahi/estrus. silent heat yaitu suatu kondisi dimana hewan tidak menunjukkan tanda-tanda estrus yang jelas namun jika dilakukan palpasi rektal akan terasa adanya aktivitas ovarium. vitamin a, d, e berguna untuk meningkatkan fertilitas dan mengatasi kemajiran pada hewan betina. penelitian ini bertujuan untuk mengamati perbedaan konsentrasi hormon kortisol plasma pada kuda gayo yang mengalami silent heat pasca partus, sebelum dan setelah terapi menggunakan vitamin a, d, e secara intramuskular. penelitian ini merupakan penelitian ekperimental lapangan menggunakan tiga ekor kuda gayo yang didiagnosa silent heat pasca partus. sebanyak 10ml darah di koleksi menggunakan spuit pada vena jugularis, kemudian di sentrifus dengan kecepatan 2000rpm untuk mendapatkan sampel plasma. koleksi sampel plasma darah di lakukan enam hari sebelum dan enam hari setelah injeksi vitamin a, d, e secara intra muskular. konsentrasi kortisol plasma darah di ukur menggunakan metode elisa. hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi perubahan yang signifikan (p>0,05) dari konsentrasi hormon kortisol sebelum dan setelah di lakukannya terapi. konsentrasi kortisol pasca pemberian vitamin a, d, e sedikit lebih kecil dibandingkan sebelum terapi (krenceng = 1.048,67367,46 vs 653,67347,17 ng/ml; elang = 997,50487,76 vs 896,00146,48 ng/ml; bella = 1.076,17451,68 vs 792,83251,86 ng/ml), mengindikasikan bahwa pemberian vitamin a, d, e pada kasus silent heat pasca partus dapat sedikit berdampak terhadap penurunan hormon kortisol dari kuda gayo. sehingga dapat di simpulkan bahwa tidak terjadi perubahan yang signifikan terhadap kadar kortisol plasma darah dari kuda gayo setelah terapi silent heat pasca partus menggunakan vitamin a, d, e secara intramuskular.



Abstract

Cortisol is a hormone that does not directly play a role during estrus. Silent heat is a condition in which animals do not show obvious signs of estrus but if rectal palpation is performed, ovarian activity will be felt. Vitamins A, D, and E are useful for increasing fertility and overcoming adulteration in female animals. This study aims to observe differences in plasma cortisol hormone concentrations in Gayo horses experiencing silent heat after parturition, before and after therapy using intramuscular vitamins A, D, E. This research is an experimental field study using three Gayo horses that were diagnosed with silent heat after parturition. A total of 10ml of blood was collected using a syringe in the jugular vein, then centrifuged at a speed of 2000rpm to obtain a plasma sample. Collection of blood plasma samples was carried out six days before and six days after intramuscular injection of vitamins A, D, E. Blood plasma cortisol concentration was measured using the elisa method. The results of the study showed that there was no significant change (P>0.05) in the concentration of the hormone cortisol before and after therapy. Cortisol concentrations after administration of vitamins A, D, E were slightly smaller than before therapy (Krenceng = 1,048.67367.46 vs 653.67347.17 ng/ml; Elang = 997.50487.76 vs 896.00146.48 ng/ml; Bella = 1,076.17451.68 vs 792.83251.86 ng/ml), indicating that administration of vitamins A, D, E in cases of postpartum silent heat can have a slight impact on reducing the cortisol hormone in Gayo mares. So it can be concluded that there was an no significant changes occurred in blood plasma cortisol levels of Gayo horses after postpartum silent heat therapy using vitamins A, D, E intramuscularly.



    SERVICES DESK