Prevalensi stunting di aceh berada pada angka 29,4 % dan menduduki peringkat ke-7 secara nasional untuk provinsi dengan prevalensi stunting tertinggi. remaja putri memiliki peran penting dalam pencegahan stunting karena merupakan calon ibu yang akan mempengaruhi status gizi anak dimasa depan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan motivasi remaja putri tentang pemenuhan gizi sebagai pencegahan stunting. jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan dengan desain cross-sectional study. populasi pada penelitian ini berjumlah 274 responden dengan metode total sampling dengan menggunakan kuesioner pengetahuan dan motivasi pemenuhan gizi yang dikembangkan sendiri oleh peneliti berdasarkan dengan teori dan sumber yang digunakan. hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pengetahuan remaja putri tentang pemenuhan gizi berada pada kategori baik sebanyak 85,4% dan motivasi pemenuhan gizi berada pada kategori kuat sebanyak 55,1%. direkomendasikan kepada pihak sekolah untuk melakukan kerjasama yang terintegrasi dengan puskesmas dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan motivasi remaja putri dalam meningkatkan gizi.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI REMAJA PUTRI TENTANG PEMENUHAN GIZI SEBAGAI PENCEGAHAN STUNTING. Banda Aceh Fakultas Keperawatan,2025
Baca Juga : HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP KADER POSYANDU DENGAN PENCEGAHAN STUNTING DI KECAMATAN DABUN GELANG KABUPATEN GAYO LUES (Yurna Desi, 2021)
Abstract
The prevalence of stunting in Aceh reached 29.4%, ranking seventh nationally among provinces with the highest stunting rates. Adolescent girls play a crucial role in stunting prevention, as they are future mothers who will have important role to their children's nutritional status. This study aimed to describe the knowledge and motivation of adolescent girls regarding nutritional fulfillment for stunting prevention. The research employed a quantitative descriptive design with a cross- sectional study approach. The study population consisted of 274 respondents, selected using a total sampling method. Data were collected using a researcher- developed questionnaire on knowledge and motivation regarding nutritional fulfillment, based on relevant theories and sources. The results indicated that 85.4% of respondents had good knowledge about nutritional fulfillment, while 55.1% demonstrated strong motivation in fulfilling nutritional needs. It is recommended that schools establish integrated collaborations with local community health centers to enhance adolescent girls' knowledge and motivation in improving nutrition.