Secara umum, radiasi bersifat pengion dan non-pengion. dampak radiasi pengion terhadap sel atau jaringan terjadi baik secara langsung maupun tidak langsung. faktanya, sebagian besar pasien tidak memiliki pengetahuan yang memadai tentang hubungan antara radiasi dan efek negatif yang mungkin terjadi, sehingga beberapa beberapa orang menolak atau menjalani pemeriksaan dengan rasa khawatir jika pencitraan medis melibatkan radiasi. tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat pengetahuan masyarakat,sikap dan perilaku masyarakat mengenai risiko radiasi pada pemeriksaan radiologis di rumah sakit dr. zainoel abidin banda aceh. penelitian ini dilakukan pada bulan desember 2024. sampel dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan yang melakukan pemeriksaan radiologi dengan radiasi. teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan non-probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. data dianalisis menggunakan rumus skor persentase untuk pengetahuan dan rumus nilai rata-rata untuk sikap dan perilaku serta chi-square. hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki tingkat pengetahuan sedang, responden memiliki sikap mendukung pemeriksaan dan perilaku yang setuju melakukan pemeriksaan, serta tidak terdapat hubungan signikan antara pengetahuan terhadap sikap pasien (p = 0,614), pengetahuan terhadap perilaku pasien (p = 0,195) serta sikap terhadap perilaku (p = 0,657) mengenai risiko radiasi pada pemeriksaan radiologis. untuk mengatasi ketidakkonsistenan sikap pasien, diperlukan media edukasi yang informatif dan menarik.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS PENGETAHUAN SIKAP DAN PERILAKU PASIEN TERHADAP RISIKO RADIASI PADA PEMERIKSAAN RADIOLOGIS DI RUMAH SAKIT DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2025
Baca Juga : HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU PEMERIKSAAN PAP SMEAR DI POLI OBGYN RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN TAHUN 2024 (SUKMA AYU DINDA HARYANI, 2024)
Abstract
In general, radiation is both ionizing and non-ionizing. The impact of ionizing radiation on cells or tissues occurs both directly and indirectly. In fact, most patients do not have adequate knowledge about the relationship between radiation and possible negative effects, so some people refuse or undergo examinations with concern if medical imaging involves radiation. The purpose of this study was to analyze the level of public knowledge, attitudes and behaviour regarding radiation risks in radiological examinations at Dr. Zainoel Abidin Hospital Banda Aceh. This study was conducted in December 2024. The sample in this study were outpatients who performed radiological examinations with radiation. The sampling technique used in this study was non-probability sampling with a sample size of 100 people. Data were analyzed using the percentage score formula for knowledge and the average value formula for attitudes and behaviour and chi-square. The results showed that respondents had a moderate level of knowledge, respondents had an attitude that supported the examination and behaviour that agreed to conduct the examination, and there was no significant relationship between knowledge and patient attitudes (p = 0.614), knowledge and patient behaviour (p = 0.195) and attitude towards behaviour (p = 0.657) regarding radiation risk in radiological examinations. To overcome the inconsistency of patient attitudes, informative and interesting educational media are needed.
Baca Juga : HUBUNGAN GAMBARAN KLINIS DENGAN RADIOGRAFI TORAKS PADA PASIEN YANG TERKONFIRMASI AWAL COVID-19 DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (JIHAN ALMIRA, 2021)