Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Nazila Zahrina, HUBUNGAN SELF DISCLOSURE DENGAN RESILIENSI PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT JIWA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2025

Perawat yang bertugas di bangsal akut dan bangsal semi akut di rumah sakit jiwa berhadapan dengan berbagai tantangan di lingkungan kerja seperti kekerasan yang mereka terima dari pasien yang mereka rawat, dan berbagi faktor lain, sehingga dibutuhkan kemampuan untuk bertahan dari situasi sulit, yang dikenal dengan resiliensi. resiliensi merupakan kemampuan individu untuk bangkit dan beradaptasi dengan baik terhadap keadaan yang menekan, di mana kemampuan ini memungkinkan individu memaknai penderitaan dan kesulitan yang dihadapi sebagai suatu cara yang akan membuat mereka menjadi lebih baik. adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara self disclosure dengan resiliensi pada perawat di rumah sakit jiwa aceh yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif korelasi. sebanyak 45 perawat yang bertugas di bangsal akut dan semi akut dipilih dengan teknik total sampling dan berpartisipasi dalam pengisian instrumen resilience scale for nurse (rsn) dengan reliabilitas cronbach alpha sebesar 0.830 dan revised self disclosure (rsds) yang terdiridari dimensi intent to disclose, amount of disclosure, positive factor of disclosure, honesty-accuracy of disclosure, dan control of general depth (nilai reliabilitas masing-masing dimensi adalah 0.568, 0.759, 0.830, 0.305, dan 0.763). hasil analisa menunjukkan nilai signifikan (p)=0.002 dengan nilai koefisien r=0.456 untuk hubungan antara dimensi intent to disclose dengan resiliensi, hal ini menunjukkan adanya hubungan antara keduanya. analisis terhadap hubungan antara dimensi amount of disclosure dengan resiliensi menunjukkan nilai signifikansi (p)= 0.029 dengan nilai koefisien r=0.326 yang menunjukkan adanya hubungan antara keduanya. hasil analisis menunjukkan hubungan signifikan antara dimensi positive factor of disclosure dengan resiliensi dimana nilai signifikansi (p)= 0.029 dengan nilai koefisien r=0.326. selanjutnya, tidak ditemukan hubungan antara dimensi honesty-accuracy dan resiliensi, dengan nilai signifikansi (p)=0.578, serta tidak terdapat hubungan antara dimensi control of general depth dengan resiliensi (p)= 0.217. selain itu, penelitian mengungkapkan bahwa mayoritas perawat yang bertugas dalam penelitian ini memiliki tingkat resiliensi yang sedang dan tinggi. kata kunci: perawat di rumah sakit jiwa, resiliensi, self disclosure



Abstract

Nurse practitioners working in acute and semi-acute wards in mental hospitals encounter numerous challenges in their professional environment. These challenges include violence from patients under their care, as well as various other factors. Consequently, nurses require the capacity to persevere in the face of adversity, a concept referred to as resilience. Resilience is defined as an individual's ability to cope with and adapt to stressful circumstances. This capacity enables individuals to interpret their suffering and difficulties as opportunities for personal growth and development. The present study aims to examine the relationship between self-disclosure and resilience in nurses at the Aceh Mental Hospital, employing a quantitative correlation approach. A total of 45 nurses working in acute and semi-acute wards were selected by total sampling technique and invited to complete the Resilience Scale for Nurses (RSN) instrument, which has a Cronbach alpha reliability of 0.830. The Revised Self-Disclosure Scale (RSDS) was also administered, and this consists of the dimensions of intent to disclose, amount of disclosure, and positive factor. of disclosure, honesty-accuracy of disclosure, and control of general depth (reliability values of each dimension are 0.568, 0.759, 0.830, 0.305, and 0.763). The findings of the analysis demonstrated a statistically significant relationship (p=0.002) between the intent to disclose dimension and resilience, as indicated by a coefficient value of r=0.456. This analysis further revealed a significant relationship (p=0.029) between the amount of disclosure dimension and resilience, as indicated by a coefficient value of r=0.326. The findings of the analysis indicate a significant relationship between the positive aspect of the disclosure dimension and resilience, with a significance value (p)=0.029 and a coefficient value of r=0.326. Additionally, no relationship was identified between the honesty-accuracy dimension and resilience (p)=0.578, nor between the control of general depth dimension and resilience (p)=0.217. The study revealed that the majority of nurses who participated had moderate to high levels of resilience. Keywords: Nurses in Mental Hospitals, Resilience, Self Disclosure



    SERVICES DESK