Stres belajar dapat memberikan tekanan psikologis yang dialami remaja akibat tuntutan akademik, seperti beban tugas, tekanan nilai, dan ekspektasi tinggi dari orang tua serta lingkungan sekolah. kondisi ini mendorong beberapa remaja memilih mekanisme pelarian negatif, seperti bermain game online secara berlebihan, yang berisiko menyebabkan kecanduan. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres belajar dengan kecanduan game online pada remaja sma di aceh jaya. penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif, teknik pengumpulan sampel menggunakan proportionate random sampling dengan jumlah 180 responden. data dikumpulkan menggunakan instrumen data demografi dan 2 kuesioner baku yaitu kuesioner educational stress scale for adolescents (essa) dan internet gaming disorder (igd-20). metode analisa data menggunakan analisis bivariat dengan uji chi square. hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat stres belajar dengan kecanduan game online dengan nilai hasil uji korelasi yaitu p-value = 0,001. hasil ini mengindikasikan bahwa stres belajar yang tinggi dapat memicu perilaku kecanduan game online sebagai bentuk coping yang kurang adaptif. oleh karena itu, diharapkan pihak sekolah dapat menyediakan program konseling untuk mengedukasi dan membantu siswa agar dapat mengelola stres dan meningkatkan kesadaran siswa akan dampak kecanduan game online.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN TINGKAT STRES BELAJAR DENGAN KECANDUAN GAME ONLINE PADA REMAJA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DI ACEH JAYA. Banda Aceh Fakultas Keperawatan,2025
Baca Juga : HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KECANDUAN GAME ONLINE PADA SISWA REMAJA DENGAN IBU BEKERJA DI SMA NEGERI KOTA BANDA ACEH (M. AKRAM SHAH PUTRA, 2026)
Abstract
Academic stress can exert psychological pressure on adolescents due to academic demands, such as heavy workloads, grade expectations, and high parental and school expectations. This condition leads some adolescents to adopt negative coping mechanisms, such as excessive online gaming, which may result in addiction. This study aimed to analyze the relationship between academic stress levels and online game addiction among high school adolescent students in Aceh Jaya. A quantitative research method with a correlational descriptive design was employed. The sample was selected using proportionate random sampling, consisting of 180 respondents. Data were collected using demographic instruments and two standardized questionnaires: the Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA) and the Internet Gaming Disorder Questionnaire (IGD-20). Data analysis was performed using bivariate analysis with the chi-square test. The results indicated a significant relationship between academic stress levels and online game addiction, with a correlation test result of P-value = 0.001. These findings suggest that high academic stress may trigger online game addiction as a form of maladaptive coping. Therefore, schools are encouraged to implement counselling programs to educate and support students in managing stress and increasing awareness of the impacts of online game addiction.
Baca Juga : HUBUNGAN KONTROL DIRI DENGAN KECANDUAN GAME ONLINE PADA SISWA SMP DI KOTA BANDA ACEH (JANNATUN RAYYAN, 2024)