Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui perilaku balok beton busa bertulang (reinforced foamed concrete) dibawah beban statik, menggunakan 6 (enam) buah benda uji dengan ukuran dan tulangan yang bervariasi. pengujian kuat tekan dilakukan pada saat benda uji ada yang berumur 28 hari sesuai dengan berat jenis yang direncanakan. kuat tekan yang diperoleh untuk kubus adalah 93,89 (28 hari). pada pengujian pembebanan, untuk balok i dan ii pada betan simum mengalami retak geser, begit juga dengan balol ill dan iv. sedangan untuk balok v da vi, setelah diberikaan beban secara bertahap mengalami retak lentur yang secara bertahap diikuti retak geser sampai balok mengalami kehancuran. balok i dengan rasio h/b 2 rasio tulangan as/b.d = 0,0136, menahan beban maksimun sebesar 0,455 ton dengan defleksi maksimum 2.5 cm balok ill dan iv dengan rasio hb 2, rasio tulangan ab.d 0,007 menahan beban maksimun sebesar 0,433 ton dan defleksi maksimum 5,5 cm adalah berperilaku geser dengan jarak sengkang 75 mm. balok v dan vi dengan rasio hb=1,3, msio tulangan ab.d 0,0 menahan beban maksimun sebesar 0,210 ton dan defleksi maksimum ,5 cm berperilaku lentur dengan jarak sengkang 75 mm kata kunci : beton busa, beban statik, retak, geser, lentur. defleksi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PERILAKU BALOK BETON BUSA BERTULANG (REINFORCED FOAMED CONCRETE) DI BAWAH BEBAN STATIK. Banda Aceh Prog. Studi Magister Teknik Sipil,2009
Baca Juga : STUDI KEKUATAN LENTUR BALOK BETON HOLLOW BLOCK UNTUK ELEMEN STRUKTUR RUMAH TINGGAL (Bunyamin, 2024)
Abstract
Baca Juga : STUDI LAJU KOROSI TULANGAN ELEMEN BETON BERTULANG PADA VARIASI MUTU BETON BUSA DENGAN POZZOLAN SEBAGAI BAHAN PENGISI (Zubaidi Amri, 2017)