Pokok pemikiran yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah bahwa terjadinya kisis moneter mulai tahun 1997 telah berakibat pada ketidakmampuan indonesia dalam mempertahankan fundamental ekonomi, baik dilihat dari jatuhnya nilai rupiah yang drastis maupun tingginya tingkat inflasi di samping itu hutang luar negeri yang tidak terkontrol telah memperburuk kondisi perekonomian indonesia. akibatnya sendi-send; perekonomian terganggu, sehingga pertumbuhan ekonomi indonesia menurun drastis hingga mencapai minus 3,68 persen pada tahun 1998 penelitian ini difokuskan pada masalah pokok yaitu seberapa jauh dampak krisis moneter dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah, ekspor, impor dan neraca transaksi berjalan penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif untuk menaksir pengaruh dampak krisis digunakan peralatan statistik mengestirasi model persamaan simultan dengan metode 2sls dengan program shazame temuan utama penelitian ini adalah bahwa krisis moneter berdampak positif terhadap nilai tukar dollar as terhadap rupiah yang ditunjukkan oleh nilai koefisien variabel dummy sebesar 0,38850, terhadap ekspor juga positif dengan besarnya nilai koefisien variabel dummy sebesar 0,27414, sedangkan dampak krisis moneter terhadap impor adalah negatif dengan besar nilai koefisien variabel dummy sebesar -0,072348
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS DAMPAK KRISIS MONETER TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA. Banda Aceh Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi,2000
Baca Juga : EFEKTIVITAS KEBIJAKAN MONETER TERHADAP PRODUK DOMESTIK BRUTO INDONESIA (Idaryani, 2025)
Abstract
Baca Juga : ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN UANG DI INDONESIA (BIMA INDRA MAHENDRATA, 2025)