Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris dalam mengidentifikasi bagaimana tingkat pemahaman aparatur pengelolaan dan penatausahaan. keuangan terhadap proses penyusunan laporan keuangan di pemerintah deri kabupaten pidie data yang digunakan adalah data primer dengan cara mengumpulkan data langsung dari sumber yaitu reponden dari data sekunder yang meliputi data pegawai di laporan-laporan tekait pengelolaan data penatausahaan keuangan tahun anggran 2008. dalam menganalisis data digunakan pendekatan secara kuantitatif dan kualitatif hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat pemahaman aparatur dilingkup skpd (pa dan pk) terhadap proses penyusunan laporan keuangan secara keseluruhan masih sangat rendah, dimana rata-rata aparatur "sangat tidak paham"terhadap proses penyusunan laporan keuangan (proses akuntansi, penilaian tingkat likuiditas akun da penjurnalan) dengan persentase tingkat capaian pemahaman 7 % rata-rata aparatur juga "sangat tidak paham" basis akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan dengan persentase tingkat capaian pemahaman sebesar 17 % tingkat capain permahaman aparatur terhadap penyajian laporan keuangan adalah sebesar 14% yang artinya "sangat tidak paham". sedangkan aparatur dilingkup skpkd (bidang akuntansi) secara rata-rata paham" terhadap proses penyusunan laporan keuangan secara keseluruhan dengan persentase tingkat capain pemahaman 52 % kat kunci ; perahanan aperatur, proses penyusun laporan keuangan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PEMAHAMAN APARATUR TERHADAP PROSES PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN ENTITAS PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN PIDIE. Banda Aceh Program Studi Magister Sains Akuntansi,2010
Baca Juga : PENGARUH KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH, DIFERENSIASI FUNGSIONAL DAN SPESIALISASI FUNGSIONAL TERHADAP TINGKAT PENGUNGKAPAN WAJIB LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH (Riska Nanda, 2016)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, FINANCIAL LEVERAGE DAN LABA SEBELUM PAJAK TERHADAP PEMILIHAN METODE AKUNTANSI PERSEDIAAN (FIRZATULLAH, 2020)