Rencana tata ruang wilayah kabupaten aceh besar telah dibuat sedemikian rupa tetapi kenyataannya penerapan tata ruang tersebut belum tentu menjamin kualitas sub das kreung jreue yang baik. dalam kontek ini, suatu kajian penerapan parameter rencana tata ruang wilayah kabupaten aceh besar terhadap kualitas sub das kreung jreue kabupaten aceh besar perlu untuk dilakukan: (1) apakah penerapan parameter tata ruang kabupaten aceh besar untuk peruntukan lahan dari sub das kreung jreue aceh besar telah tepat ? (2) apakah penerapan paremeter tata ruang kabupaten aceh besar dapat mendukung kualitas sub das kreung jreue aceh besar ? (3) apakah revisi tata ruang kabupaten aceh besar dapat meningkatkan kualitas sub das kreung jreue kabupaten aceh besar ? penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengevaluasi apakah penerapan tata ruang wilayah kabupaten aceh besar untuk peruntukan lahan pada sub das kreung jreue aceh besar sudah tepat, (2) mengetahui pengaruh penerapan parameter tata ruang wilayah kabupaten aceh besar dalam mendukung kualitas sub das kreung jreue aceh besar, (3) mengetahui pengaruh revisi tata ruang wilayah terhadap peningkatan kualtas sub das kreung jreue aceh besar.metode desk.riptif komparatif digunakan dalam penelitian ini dengan cara menumpangtindihkan sejumlah peta tematik sub das kreung jreue yang sebelumnya sudah dideleniasi dengan mengunakan peta dasar topografi skala 1 : 50.000 hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tata ruang ruang kabupaten aceh besar terhadap wilayah sub das krueng jreue untuk peruntukan lahan kering dan hortikultura seluas 1.375,3 ha (spl 11, 12, 17, 18 dan 19) serta spl 19 ( luas 208 ha dan 48 ha ) untuk peruntukan hutan produksi tidak tepat penerapan peruntukan tata ruangnya.secara proporsional kekeliruan penerapan tata ruang kabupaten aceh besar terhadap wilayah sub das krueng jreue adalah sebesar 7 %.berdasarkan asumsi benar penerapan tata ruang kabupaten aceh besar terhadap wilayah sub das krueng jreue, diperoleh hasil positif yang diukur dengan penurunan tingkat bahaya erosi (tbe) pada klasifikasi sangat berat menjadi 18,34% dan pada klasifikasi berat menjadi 22,74%. koefisien limpasan (ro.noff coefficient) sebesar 0,26 dan luas kawasan lindung meningkat seluas 81.932,30 ha (81,33%).hasil revisi tata ruang
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
KAJIAN PENERAPAN PARAMETER RENCANA TATA RUANG WILAYAH TERHADAP KUALITAS SUB DAS KRUENG JREUE KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh prog. studi magister pertanian,2004
Baca Juga : IDENTIFIKASI POLA RUANG WILAYAH PESISIR KABUPATEN ACEH JAYA DALAM UPAYA PENGURANGAN RISIKO BENCANA TSUNAMI STUDI KASUS : GAMPONG BABAH IE KECAMATAN JAYA KABUPATEN ACEH JAYA (Irwansyah, 2018)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN TATA RUANG WILAYAH KOTA TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG KAKI LIMA (STUDI KASUS: KOTA BANDA ACEH) (DUTA ANANDA PRATAMA, 2023)