Topik penelitian tentang akuntansi inflasi telah banyak dilakukan oleh para peneliti. penelitian dilakukan dari perspektif penyaji laporan keuangan dan dari perspektif pengguna laporan keuangan. berbagai penelitian tersebut telah memberikan kesimpulan yang berbeda-beda dan tidak sesuai dengan teori tentang akuntansi inflasi. tujuan penelitian ini adalah menguji apakah informasi akuntansi yang disajikan dalam laporan keuangan berdasarkan kos historis tanpa menyesuaikannya dengan tingkat inflasi mengakibatkan informasi yang terkandung dalam laporan keuangan terdistorsi. dalam literatur yang berkaitan dengan akuntansi inflasi dinyatakan bahwa informasi akuntansi laporan keuangan yang disajikan berdasarkan kos historis terganggu pada masa inflasi. semakin tinggi tingkat inflasi maka pengaruhnya semakin besar. penelitian ini dilakukan terhadap laporan keuangan perusahaan publik yang terdaftar di bursa efek jakarta tahun 1999. metodologi yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah one way anov a dengan terlebih dahulu menguji homogenitas varian sampel. hasil penelitian terhadap dua variabel pengambilan keputusan yang diuji yaitu earning before tax (ebt) dan total asset (ta) pada 27 perusahaan publik yang terdaftar di bursa efek jakarta pada tahun 1999 terbukti bahwa informasi akuntansi laporan keuangan yang disajikan berdasarkan kos historis tidak terdistorsi secara signifikan pada masa inflasi setidaknya pada tingkat inflasi antara 2,01 % sampai dengan 12,55%. kata kunci: kos historis, akuntansi inflasi, general price level adjustment accounting (gpla).
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
KAJIAN EMPIRIS PENGARUH INFLASI TERHADAP LNFORMASI AKUNTANSI BERDASARKAN HISTORICAL COST PADARN PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA TAHUN 1999. Banda Aceh Prog. Studi Megister Ilmu Ekonomi,2006
Baca Juga : ANALISIS PENGARUH INFLASI DAN RASIO LIKULDITAS TERHADAP TINGKAT RESIKO SAHAM SYARIAH PADA PERUSAHAAN PUBLIK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA (Sri Wahyuni, 2025)