Penelitian ini berlokasi di desa suka ramai dan sekitarnya, kecamatan rantau, kabupaten aceh tamiang, provinsi aceh. secara geografis dengan koordinat 4°19'26.04" - 4°15'55.44" lintang utara dan 98°6'58.32" - 98°9'15.12" bujur timur yang memiliki luas area ± 24 km^2. pada lokasi penelitian terdapat dua jenis satuan batuan dan satu endapan yang berbeda yaitu endapan permukaan (qh), formasi idi (qpi) dan formasi seureula (tps). pemetaan geologi (geological mapping) pada dasarnya adalah suatu kegiatan penelitian yang dilakukan dilapangan menggunakan metode dasar untuk mendapatkan informasi geologi mengenai kondisi geologi penelitian berupa penyebaran litologi, struktur geologi, dan kenampakkan morfologi bentang alam. kegiatan pemetaan geologi menghasilkan beberapa jenis peta dengan informasi yang telah didapat selama kegiatan pemetaan berupa peta geologi, peta geomorfologi, peta lintasan, dan peta luas area total multiatribut mikrotremor. metode seismik pasif merupakan suatu metode eksplorasi geofisika yang memanfaatkan gelombang mikroseismik yang digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi prospek hidrokarbon secara langsung. penelitian ini menggunakan metode seismik pasif yang dilakukan dalam pengukuran di lapangan menggunakan alat yang bernama rs3d – seismometer yang digunakan sebagai alat pengukuran gelombang seismik tiga komponen (n, e, dan z) yang dapat mengukur anomali power spectral density (psd) dan horizontal to vertical spectral ratio (hvsr) dengan gelombang berfrekuensi rendah yang memiliki nilai gelombang diantara 1-6 hz dengan rentang waktu pengukuran ±60 menit pada 24 titik. nilai tersebut akan digunakan setelah dilakukan pengolahan data menggunakan software geopsy. hasil yang didapatkan dari penelitian geologi terdapat 3 satuan geomorfologi yaitu satuan perbukitan dan lereng denudasional tererosi lemah (d1), satuan dataran (d5), dan satuan struktural perbukitan antiklin (s9). stratigrafi daerah penelitian terdiri dari 3 satuan batuan dan 1endapan dari yang berumur tua hingga muda yaitu satuan batupasir (qpi), satuan batupasir sisipan lanau (qpi), satuan batupasir lanauan (qpi), dan endapan permukaan (qh). untuk hasil yang didapatkan dari penelitian seismik pasif yang berdasarkan spektrum anomali yang muncul pada titik pengukuran menunjukkan bahwa terdapat gradasi zonasi spektrum anomali dengan warna yang berbeda yaitu ditandai dengan spektrum anomali maksimum yang dicirikan dengan zona berwarna merah sedangkan spektrum anomali minimum dicirikan dengan berwarna biru. berdasarkan data yang dihasilkan dengan mengkorelasi geologi regional dapat disimpulkan bahwa pada lokasi penelitian memiliki potensi hidrokarbon.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMETAAN GEOLOGI DAN APLIKASI METODE SEISMIK PASIF UNTUK INDENTIFIKASI ZONA POTENSI HIDROKARBON DI DESA SUKA RAMAI DAN SEKITARNYA, KABUPATEN ACEH TAMIANG. Banda Aceh Fakultas Teknik Geologi,2025
Baca Juga : PEMETAAN GEOLOGI DAN APLIKASI LOW FREQUENCSY SPECTOSCOPY (LFS) UNTUK MENDETEKSI DAERAH PROSPEK HIDROKARBON DI KABUPATEN LANGKAT (Annisa Regina Hanum, 2025)
Abstract
This research is located in Suka Ramai Village and its surroundings, Rantau Subdistrict, Aceh Tamiang Regency, Aceh Province. Geographically, it lies between coordinates 4°19'26.04" - 4°15'55.44" North Latitude and 98°6'58.32" - 98°9'15.12" East Longitude, covering an area of ±24 km². At the research location, there are two types of rock units and one type of deposit, namely Surface Deposits (Qh), the Idi Formation (Qpi), and the Seureula Formation (Tps). Geological mapping is essentially a field research activity conducted using basic methods to obtain geological information about the study area's geological conditions, including lithological distribution, geological structures, and morphological features of the landscape. The geological mapping activities produced several types of maps based on the information gathered during the mapping process, including geological maps, geomorphological maps, traverse maps, and total area multi-attribute microtremor maps. The passive seismic method is a geophysical exploration technique that utilizes microseismic waves to directly detect and identify hydrocarbon prospects. This study employed the passive seismic method, conducted through field measurements using an RS3D Seismometer. This instrument measures 3 component seismic waves (N, E, and Z) and can analyze anomalies in power spectral density (PSD) and the Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR). The measurements focused on low-frequency waves, ranging between 1–6 Hz, with a measurement duration of approximately 60 minutes at 24 points. The data will be processed using Geopsy software. The geological study identified three geomorphological units: the Weakly Eroded Denudational Hills and Slopes Unit (D1), the Plains Unit (D5), and the Anticline Structural Hills Unit (S9). The stratigraphy of the study area consists of three rock units and one deposit, arranged from oldest to youngest, namely the Sandstone Unit (Qpi), the Sandstone with Silt Intercalation Unit (Qpi), the Sandstone and Silt Unit (Qpi), and the Surface Deposit (Qh). The processed data will then be analyzed using Geopsy software to derive further insights. The results obtained from the passive seismic study, based on the anomaly spectrum observed at the measurement points, indicate a gradation of anomaly spectrum zones represented by different colors. The maximum anomaly spectrum is marked by red zones, while the minimum anomaly spectrum is indicated by blue zones. Based on the data and its correlation with regional geology, it can be concluded that the study area has hydrocarbon potential.
Baca Juga : IDENTIFIKASI POTENSI HIDROKARBON MENGGUNAKAN ATRIBUT SEISMIK SWEETNESS PADA LAPANGAN F3 BELANDA, CEKUNGAN NORTH SEA (CUT UTIYA MASHRURA, 2025)