Penelitian ini menggnak.an data skuner sektor industri pengolahan pada tabel input output provinsi aceh tahun 2006. kemudian dinilai kondis sektor tersebut berdasarkan kondisi permintaan dan penanwaranya. penilain pada tiap sektornya didasarkan beberapa indikator yaitu jumlah output, ntb, angka pengganda output dan pendapatan, serta sektor unggulan berdasarkan keterkaitan ke belakang dan kedepan dari segi permintaan sektot industri pengolahan 41,61% besar transaksinya dilakukan untuk memenuhi permintaan antar sektor, 53,19 % untuk memenuhi kebutuhan permintaan akhir dometik, dan hanya 5,19 % yang diekspor. sedangkan untuk memenuhi seluruh permintaan, 52,7 % dapat dipenuhi dari delam provinsi dan sisanya sebesar 47,3 % harus didatangkan dari luar aceh bordasarkan jumlah outputnya, sektor terbesar pada industri pengolahan terdapat pada sektor industri makanan, minuman dan tembakau insdustri pupuk urea dan kimia dasar, serta industri penggilingan beras, biji-bijian dan tepung. demikian pula berdasarkan nilai ntb dan anggka pengganda output ketiga sektor tersebut tetap merupakan peringkat 3 terbesar. sedangkan berdasarkan angka pengganda pendapatan, sektor terbesor pada industri pengelolaan terdapat pada adalah sektor industri makanan, minuman dan tembakau, industri pupuk urea dan kimia dasar dan industri minyak makan. disisi lain berdasarkan keterkaitan ke belakang dan ke depan, sektor yang menjadi unggulan pada industri pengolahan ialah sektor industri makanan, minuman dan tembakau serta industri pupuk urea dan kimia dasar. kata kunci : sektor unggulan, keterkaitan kebelakang & kedepan, pegganda output & pendapatan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS PERUBAHAN OUTPUT SEKTOR INDUSTRL PENGOLAHAN TERHADAP PEREKONOMIAN ACEH (PENDEKATAN MODEL INPUT OUTPUT). Banda Aceh Magister Sains,2011
Baca Juga : KAJIAN PENETAPAN SEKTOR UNGGULAN DAN PERANANNYA DALAM PEREKONOMIAN PROVINSI JAMBI MENGGUNAKAN TABEL INPUT-OUTPUT 2007 (Poppi Marini, 2025)
Abstract
Baca Juga : PENERAPAN SISTEM LINEAR MAX-PLUS INVARIANT (SLMI) PADA PENGOPTIMALAN WAKTU AKTIVITAS PRODUKSI (STUDI KASUS PRODUKSI TAHU SOLO DI PIDIE) (HUSNUL KHATIMAH, 2019)