Perubahan lanskap mencerminkan dampak interaksi antara aktivitas manusia dan alam, terutama setelah bencana alam besar seperti gempa dan tsunami. gempa dan tsunami aceh pada 26 desember 2004 menyebabkan kerusakan masif, terutama di kecamatan meuraxa, banda aceh. penelitian ini bertujuan untuk memetakan perubahan lanskap kawasan pasca-bencana selama dua dekade menggunakan aplikasi webgis. studi ini berfokus pada gampong lambung, gampong deah glumpang, dan gampong alue deah tengoh. aplikasi webgis dirancang untuk menampilkan visualisasi data geospasial seperti tutupan lahan dan citra satelit dari daerah studi untuk tahun 2002, 2009, dan 2024 secara interaktif, mempublikasikan data spasial dalam berbagai format, dan menyediakan analisis perubahan lanskap. publikasi data geospasial sebagai layanan dilakukan menggunakan geoserver. aplikasi webgis mengkonsumsi layanan data geospasial yang disediakan oleh geoserver, dan menampilkannya dalam bentuk visualisasi informasi geospasial yang interaktif dengan menggunakan leafletjs, dan framework laravel. hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi webgis ini memenuhi standar teknis dan fungsional. pengujian blackbox membuktikan bahwa semua fitur utama, seperti sinkronisasi peta, pengaturan opacity, dan navigasi antarhalaman, berfungsi dengan baik. selain itu, pengujian system usability scale (sus) menghasilkan skor rata-rata 85,8, yang masuk dalam kategori "excellent" dengan grade "a". hal ini mencerminkan tingkat kemudahan penggunaan aplikasi yang sangat baik.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERANCANGAN WEB GIS PERUBAHAN LANSKAP KAWASAN SETELAH 20 TAHUN GEMPA DAN TSUNAMI ACEH (STUDI KASUS : GAMPONG LAMBUNG, GAMPONG DEAH GLUMPANG, DAN GAMPONG ALUE DEAH TENGOH). Banda Aceh Fakultas MIPA Informatika,2025
Baca Juga : PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI, E-COMMERCE DAN CLOUD COMPUTING TERHADAP KUALITAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (STUDI EMPIRIS PADA SATUAN KERJA PERANGKAT KOTA DI PEMERINTAH KOTA LHOKSEUMAWE) (CUT INAS SALSABILA, 2021)
Abstract
Landscape changes reflect the impact of interactions between human activities and nature, especially after major natural disasters such as earthquakes and tsunamis. The Aceh Earthquake and Tsunami on December 26, 2004, caused massive destruction, particularly in Meuraxa District, Banda Aceh. This study aims to map post-disaster landscape changes over two decades using a WebGIS application. The study focuses on Gampong Lambung, Gampong Deah Glumpang, and Gampong Alue Deah Tengoh. The WebGIS application is designed to provide interactive visualization of geospatial data, including land cover and satellite imagery from the study area for the years 2002, 2009, and 2024. It also facilitates spatial data publication in various formats and provides landscape change analysis. The geospatial data is published as a service using GeoServer. The WebGIS application consumes geospatial data services provided by GeoServer and displays them as interactive geospatial information visualizations using LeafletJS and the Laravel framework. The test results indicate that the WebGIS application meets technical and functional standards. BlackBox testing confirms that all key features, such as map synchronization, opacity adjustments, and page navigation, function properly. Additionally, the System Usability Scale (SUS) test yielded an average score of 85.8, which falls into the "Excellent" category with a grade of "A." This reflects a very high level of usability for the application.
Baca Juga : POPULASI BURUNG KUNTUL KECIL (EGRETTA GARZETTA) PADA HABITAT INTI DI GAMPONG ALUE GLUMPANG KECAMATAN PEUSANGAN (Millatina, 2022)