Pentingnya peran seniman dalam pelestarian budaya dan kesenian di era globalisasi terletak pada kemampuannya untuk melestarikan dan mempromosikan kearifan lokal yang ada didaerahnya hal ini serupa dengan perannya aa manggeng yang merupakan seniman di aceh. penelitian ini bertujun untuk (1) mengetahui apa saja peran aa manggeng dalam pelestarian budaya dan kesenian aceh, (2) mengetahui persepsi tokoh masyarakat terhadap peran aa manggeng dalam pelestarian budaya dan kesenian aceh. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. subjek pada penelitian ini adalah 5 tokoh budayawan dan 3 tokoh adat yang mengenal tentang aa manggeng. teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. hasil penelitian ini menunjukkan (1) peran aa manggeng bukan hanya sekedar seorang seniman saja, tetapi juga seorang pemimpin dan penggerak dalam dunia seni dan budaya aceh. (2) melalui inovasi dan konsistensinya, ia berhasil menginspirasi generasi muda untuk mencintai seni dan melestarikan budaya aceh. selain itu, seni juga digunakan aa manggeng sebagai media ekspresi dan penyembuhan, yang memperlihatkan kepekaannya terhadap kondisi sosial. simpulan penelitian ini (1) peran aa manggeng sebagai seniman dalam pelestarian budaya dan kesenian di aceh yaitu dengan memberikan kontribusinya dalam berkarya di bidang sastra puisi maupun bidang teater, dan bukan hanya sekedar berkarya saja tetapi, juga menjadi wadah protes terhadap pemerintah. (2) persepsi tokoh masyarakat terhadap peran aa manggeng merupakan figur penting dalam perkembangan seni dan budaya aceh. dengan karakter yang kuat dan dedikasi tinggi, ia berkarya di berbagai bidang seni seperti puisi, cerpen, dan teater, serta memanfaatkan seni sebagai media ekspresi dan penyembuhan. saran dalam penelitian ini berupa (1) bagi tokoh masyarakat untuk ikut serta dalam menjalani kerja sama dengan pemerintah dalam pelestarian budaya dan kesenian aceh, dan mendorong kerja sama antar seniman lainnya agar pemerintah dapat menjaga karya-karya aa manggeng hingga masa mendatang. (2) bagi masyarakat, khususnya masyarakat aceh agar dapat mengenal dan mengetahui tentang seniman yang bernama aa manggeng serta menjaga kelestarian karya-karyanya. (3) bagi penelitian selanjutnya, peneliti menyadari bahwa penelitian ini masih kurang lengkap baik itu dalam segi kontibusi aa manggeng maupun perjalanan aa manggeng dalam berkesenian di aceh, sehingga dapat dikaji lebih lanjut. kata kunci: aa manggeng, tokoh masyarakat, seni dan budaya
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERSEPSI TOKOH MASYARAKAT TERHADAP PERAN AA MANGGENG DALAM PELESTARIAN BUDAYA DAN KESENIAN ACEH. Banda Aceh Fakultas KIP Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan,2025
Baca Juga : TRANSFORMASI BUDAYA SIMEULUE DI ERA GLOBALISASI: TANTANGAN DAN PELUANG DALAM MEMPERTAHANKAN IDENTITAS LOKAL MELALUI KESENIAN NANDONG (ALHAMSYAH.AN.H, 2025)
Abstract
The importance of artists in preserving culture and arts in the era of globalization lies in their ability to maintain and promote local wisdom within their regions, as exemplified by AA Manggeng, an artist from Aceh. This study aims to (1) identify the roles of AA Manggeng in preserving Acehnese culture and arts, and (2) explore the perceptions of community leaders regarding AA Manggeng's contributions. This research employs a qualitative descriptive approach. The subjects of this study are five cultural figures and three traditional leaders familiar with AA Manggeng. Data were collected through interviews. The findings reveal that (1) AA Manggeng’s role extends beyond that of an artist; he is also a leader and motivator in the realm of Acehnese arts and culture. (2) Through his innovation and consistency, he has inspired younger generations to appreciate art and preserve Acehnese culture. Additionally, AA Manggeng utilized art as a medium for expression and healing, demonstrating his sensitivity to social conditions. The conclusions of this study are as follows: (1) AA Manggeng contributed significantly to the preservation of Acehnese culture and arts through his literary works in poetry and theater, serving not only as an artist but also as a channel for critiquing the government. (2) Community leaders perceive AA Manggeng as a pivotal figure in the development of Acehnese arts and culture. With his strong character and high dedication, he created works across various art forms, such as poetry, short stories, and theater, while using art as a tool for expression and healing. The recommendations include: (1) For community leaders, to collaborate with the government in preserving Acehnese culture and arts, and to encourage cooperation among artists to safeguard AA Manggeng’s works for future generations. (2) For the Acehnese community, to recognize and appreciate AA Manggeng’s contributions and preserve his works. (3) For future researchers, to conduct more comprehensive studies on AA Manggeng’s contributions and artistic journey in Aceh. Keywords: AA Manggeng, Community Leaders, Arts and Culture