Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh leverage. kepemilikan saham institusional, dan kepemilikan saham asing baik secara bersama-sama maupun secara parsial terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan. sesuai dengan tujuan penelitian, jenis penclitian yang dilakukan adalah penelitian verifikatif atau penelitian pengujian hipotesis. penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia (bei) tahun 2008-2010. metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling. sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang mempunyai data lengkap untuk semua variabel yang diteliti. jumlah sampel yang diperoleh adalah 37 sampel perusahaan selama tiga tahun pengamatan. jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan tahunan yang diperoleh melalui situs resmi bursa efek indonesia www.idx.co.id. data dianalisis dengan menggunakan model regresi logistik hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) leverage, kepemilikan saham institusional, dan kepemilikan saham asing secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan, (2) leverage berpengaruh negatif secara signifikan terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan, (3) kepemilikan saham institusional tidak berpengaruh terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan, dan (4) kepemilikan saham asing tidak berpengaruh terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan. kata kunci: leverage, kepemilikan saham institusional, kepemilikan saham asing. pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2008-2010). Banda Aceh Fakultas Ekonomi,2012
Baca Juga : PENGARUH HUMAN CAPITAL, STRUCTURAL CAPITAL, RELATIONAL CAPITAL DAN ENTERPRISE RISK MANAGEMENT TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN STUDI PERUSAAHAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA (DEA KASIH, 2024)